
Ilustrasi
JawaPos.com - Perjalanan honorer kategori 2 agar segera diangkat menjadi PNS masih panjang. Mereka diharapkan tetap mengerti dan memahami tahapan-tahapan yang ditempuh untuk penyelesaian kategori 2.
Meski Revisi UU ASN sudah disahkan dalam rapat Paripurna inisiatif DPR RI 24 Januari kemarin, masih ada beberapa tahapan yang harus ditempuh.
Antara lain, pengesahan secara utuh melalui penandatanganan RUU ASN oleh presiden RI, rapat anggaran DPR RI untuk menetapkan alokasi kebutuhan anggaran pengangkatan honorer kategori 2, pentepan peraturan pemerintah serta penyusunan dan penetepan roadmap pemerintah yang menyangkut proses perjalanan honorer menjadi PNS.
"Tahapan-tahapan itu belum termasuk proses kegiatan yang dilaksanakan oleh honorer yang menyangkut persyaratan-persyaratan sebagai bahan seleksi administrasi," kata Ketua FHK2I Kabupaten Subang, Rudhi, kemarin.
Meski perjalanan yang cukup panjang, para honorer kategori 2 diminta agar tetap bersabar dan menghormati proses yang tengah berjalan.
Forum sendiri hingga saat ini belum menerima informasi berapa kouta pengangkatan kategori 2 untuk Kabupaten Subang sejauh ini.
"Belum masih nunggu peraturan dari pusat untuk diverifikasi kembali," pungkasnya. (ysp/yuz/JPG)

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
