
BASAH: Warga berupaya menyelamatkan pengendara motor yang jatuh akibat terseret arus banjir saat melintas di jalan pantura, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton,Pasuruan Rabu dini hari (25/1).
JawaPos.com- Wilayah Pasuruan kembali tergenang banjir Selasa malam (24/1). Seperti biasa, banjir terparah kembali terjadi di sekitar Sungai Welang di perbatasan Kota dan Kabupaten Pasuruan. Banjir pun kembali menyengsarakan warga yang terdampak serta mengganggu arus lalu lintas di jalan raya Kraton.
Betapa tidak, banjir kembali merendam ribuan rumah di sekitar Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, serta ratusan rumah di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Sementara itu, di jalan raya, para pengemudi yang terjebak banjir hanya bisa menunggu sampai air di jalan raya Kraton surut.
Dari pantauan koran ini, banjir mulai memasuki jalur pantura sekitar pukul 21.30. Jalan raya benar-benar ditutup dan dialihkan sejak pukul 22.00. Para pengendara yang terjebak banjir hanya bisa pasrah menunggu air surut. ”Sudah dua kali saya terjebak banjir Kraton. Capek juga karena harus menunggu sampai pagi,” terang Mat Ali, sopir truk ekspedisi asal Banyuwangi.
Malam itu dia hendak mengantar barang menuju Surabaya. Dia biasa mengantar saat malam. Semenjak musim hujan, dia selalu waswas dengan banjir di Kraton. Sebab, perjalanannya jadi molor. Memutar pun juga akan memakan waktu karena biasanya macet.
Selain Mat Ali, ada sejumlah pengendara mobil yang bertahan. Tak sedikit pula yang nekat menerobos banjir. Misalnya, pengendara motor. Seperti biasa, banyak mesin motor yang mati. Namun, ada pula yang memanfaatkan jasa gerobak untuk menyeberangi genangan air agar bisa segera melanjutkan perjalanan.
Nah, mereka yang nekat menerobos genangan harus berjibaku dengan kencangnya arus. Tepatnya di depan Dusun Gayam, Desa Tambakrejo. Di sana, ada beberapa pengendara yang sampai terjatuh karena kerasnya arus air. Bisa dipastikan, motor mereka yang terjatuh langsung mogok dan sulit dinyalakan.
”Saya ini mau pulang ke Mojokerto. Waktu nerabas genangan, saya pikir motor kuat. Ternyata tidak,” kata Hasan, salah seorang pengendara motor yang nekat menyeberang. Baju dan tas Hasan basah kuyup. Dia pun semakin senyum kusut lantaran smartphone yang dikantonginya tak menyala akibat terendam air.
Kira-kira, jalur pantura di Kraton lumpuh selama delapan jam. Kemacetan pun cukup panjang. Dari arah Bangil, kendaraan mulai mengular dari Blawi. Jalur baru dibuka sekitar pukul 06.00 kemarin. Untuk meminimalkan kemacetan, jalan yang baru diperbaiki di Soekarno-Hatta Kota Pasuruan akhirnya dibuka untuk dua arah. (fun/c21/end)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
