
Tiga pelaku perampokan, Ru, Mu, dan Ju.
JawaPos.com - Satuan Kepolisian Perairan (Satpolair) Polres Tarakan berhasil membekuk tiga pelaku perampok tambak Jumat (20/1). Masing-masing berinisial Ru, Mu dan Ju. Ketganya beraksi di Sungai Bara, Kabupaten Bulungan, Kaltara.
Paur Subbag Humas Polres Tarakan Iptu Irianto Zebua mengungkapkan, sebenarnya ada lima pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun hanya tiga pelaku yang berhasil diamankan, selebihnya saat ini masih dilakukan pengejaran.
Kronologisnya, Senin (19/1) sekitar pukul 21.30 Wita, Sabil dan Hendry, korban, saat itu sedang menjaga tambak milik Jamaluddin yang berada di Sungai Bara, Kabupaten Bulungan. Tiba-tiba, keduanya didatangi orang asing berpakaian gelap dan bertopeng serta membawa senjata api. Keduanya lalu ditodong oleh lima pelaku, sembari menanyakan sabu terhadap korban.
“Berdasarkan pengakuan korban, mereka langsung mengancam korban dan langsung memukul korban sambil bertanya ada sabu-sabu,”ungkap Iptu Zebua kepada Radar Tarakan (Jawa Pos Group), Minggu (22/1).
Karena saat itu korban ini tidak memiliki apa yang diinginkan si pelaku, selanjutnya kelima pelaku masuk ke dalam pondok tambak milik Jamaluddin yang dijaga Sabil dan Hendry untuk mengambil barang-barang korban. Korban saat itu juga tak dapat bergerak. Beberapa barang yang diambil yakni handphone (Hp), kompor gas, tabung gas, beras persediaan di dalam pondok.
Tak hanya itu, dikatakan Zebua, bahwa pelaku juga berhasil mengambil alat tes kadar air dan juga mengambil 1 unit speedboat warna hitam merah bermesin 40 PK.
“Setelah berhasil mengambil semua barang beharga milik korban, kelima pelaku langsung memasukkan kedua korban ke dalam peti lalu menutupnya dengan menggunakan pemberat semen di atas penutup peti,”ucap Zebua.
Setelah dirasa aman, kelima pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi tambak. “Atas kejadian ini, Sabil mengalami luka di mulut, punggung. Sementara Heriyadi mengalami luka di kepala, wajah serta mulut memar,”jelasnya lagi.
Adapun kerugian material yang dialami oleh korban berkisar kurang lebih berkisar Rp 70 juta. Setelah menerima laporan ini, Satpolair Polres Tarakan langsung menindaklanjuti dan mengembangkan kasus perampokan yang terjadi. Lanjutnya, Brigpol Ziaul Haq dan Brigpol Agus Tobi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Hasilnya, petugas mendapati 1 unit senpi rakitan laras panjang dan 1 popor senjata rakitan yang terbuat dari kayu milik pelaku yang tertinggal.
“Barang bukti yang ditemukan di lokasi tambak oleh petugas Satpolair sudah diamankan, dan kedua korban juga sudah dilakukan visum di RSUD Tarakan,”ujarnya.
Atas laporan tersebut, petugas Satpolair langsung mengembangkan kasus tersebut.Tak butuh waktu lama, ketiga pelaku barhasil diamankan. “Untuk ketiga tersangka Ru, Mu dan Ju berhasil diamankan oleh petugas yang saat itu ketiga pelaku diamankan di rumahnya masing-masing,”jelasnya.
Akibatnya ketiga pelaku dikenakan pasal 365 KUHP sebagaimana dalam ayat 1 pasal 365 bahwa ketiga pelaku telah melakukan pencurian yang didahului, disertai atau diikuti dengan kekerasan terhadap orang, dengan maksud akan menyiapkan dan memudahkan pencurian itu atau jika tertangkap tangan supaya ada kesempatan bagi dirinya sendiri atau bagi kawannya yang turut melakukan kejahatan itu akan melarikan diri atau upaya barang dicuri itu tetap di tangannya.
“Untuk dua temannya lagi kita tetapkan sebagai DPO, dan ini masih dalam penyelidikan. Adapun untuk barang bukti dan ketiga tersangka sudah dikirim ke Tanjung Selor, karena lokasinya berada di sana sehingga pemeriksaannya lebih akurat lagi,”pungkasnya. (eru/zia/fab/JPG)

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
