
Tenaga kerja asing dari Tiongkok di PT WHW AR, Kendawangan, Ketapang.
JawaPos.com - Sejumlah warga Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) dikabarkan akan mendatangi PT PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (PT WHW AR) pada Sabtu, 7 Januari 2017. Mereka bermaksud mengecek kondisi sebenarnya alias membuktikan apakah info keberadaan ribuan TKA di sana benar atau tidak.
Gerakan ini dinamakan Aksi 1717 (bulan 1 tanggal 7 tahun 2017) yang rencananya dipimpin Isa Anshari selaku Ketua Fron Pembela Rakyat Ketapang (FRKP).
Undangan kepada masyarakat telah disebar melalui surat terbuka yang diposting Isa di akun Facebooknya. Sementara titik kumpul massa di Masjid Desa Sungai Nanjung Kecamatan Kendawangan.
Saat ditemui di Pontianak belum lama ini, Isa membenarkan surat terbuka yang dibuatnya itu. Dia mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan izin ke kepolisian terkait aksi tersebut.
“Tiga hari sebelum aksi akan kita sampaikan kepada Polres Ketapang. Termasuk tujuan dan maksudnya,” terangnya. Isa memastikan sedikitnya seribu warga Ketapang akan mendatangi PT WHW.
Tujuan lain dari aksi ini, lanjut dia, juga untuk mendesak Imigrasi maupun Bea Cukai serta Dinsosnaker Ketapang membuka pos terpadu pengawasan orang asing di komplek PT WHW. “Barang maupun orang secara ilegal harus dikontrol, karena PT WHW itu memiliki pelabuhan sendiri,” bebernya.
Kemudian, Isa juga meminta pemerintah mengawasi ketat pengelolaan pabrik di sana. “Karena memang kami memandang keberadaan WHW hingga hari ini belum jelas, apa dan seperti apa yang mereka lakukan, terutama keuntungan buat Ketapang sendiri,” cecar dia.
Terkait hal ini, kemarin Kapolda Musyafak mengaku telah mendengar informasi tersebut. Ia mempersilakan pergerakan massa dilakukan selama dalam batas kewajaran.
“Tapi katanya tak jadi. Kalau mereka mulai merusak, perintah saya ke Kapolres begitu juga ada Dandim, tangkap (pengrusak). Saya tidak akan memberikan izin kepada masyarakat berperilaku seenaknya, apalagi merusak. Contohnya (pengrusak) di Singkawang, sudah saya tahan," paparnya. (RK/fab/JPG)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
