
Tim dari IAR Indonesia dan BBKSDA Jawa Barat saat melepaskan kukang Jawa di TNGHS Sukabumi.
JawaPos.com - Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Satwa International Animal Rescue (IAR) Indonesia melepaskan 20 individu kukang Jawa (nycticebus javanicus) di hutan koridor Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Sukabumi, Selasa (20/12).
Kukang yang dilepas merupakan hasil serahan masyarakat dan sitaan penegak hukum di wilayah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat. Sebanyak 20 kukang terdiri dari 11 individu jantan dan sembilan betina.
Semuanya telah selesai menjalani masa rehabilitasi di Kaki Gunung Salak, Bogor. Diharapkan, para kukang menjalani watak ilamiahnya di habitat aslinya.
“Dari segi perilaku, kukang yang dilepaskan itu sudah layak untuk dikembalikan ke habitat alaminya,” ujar Animal Care Manager IAR Indonesia, Wendi Prameswari kepada Radar Sukabumi (Jawa Pos Group).
Menurut Wendi, untuk mengembalikan kukang korban peliharaan dan perdagangan tersebut ke sifat liar, pihaknya membutuhkan waktu relatif lama serta biaya yang tidak sedikit. Pasalnya, kukang-kukang itu sudah mulai terbiasa dengan manusia.
“Ketika mereka dilepaskan, butuh waktu lagi untuk menyesuaikan. Makanya, sebelum dilepas harus direhabilitasi terlebih dahulu,” paparnya.
Pengendali Ekosistem Hewan (PEH), Isep Mukti W menambahkan, dari kukang yang dilepaskan, ada beberapa dikenakan polar. Fungsinya untuk memantau jelajah dan memonitor pergerakan dan perkembangan kukang.
“Selama satu bulan, kita akan intens melakukan monitor. Makanya, tadi ada beberapa kukang yang dipasang polar,” timpalnya.
Menurut Isep, kukang merupakan primata yang dilindungi UU Nomor 5 Tahun 1990 dan PP Nomor 7 Tahun 1999. Sehingga, jika ada masyarakat yang menjualbelikan bahkan memelihara, bisa diproses secara hukum.
“Kukang ini sebagai penyeimbang ekosistem alam, membantu penyerbukan dan penyebaran tumbuhan di alam. Makanya, siapa yang memperjualbelikan kukang, bisa diproses secara hukum,” lanjutnya. (pj/ren/yuz/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022