
Petugas sedang memeriksa identitas terapis di sejumlah panti pijat Kota Batam
JawaPos.com BATAM - Kendati aparat Pemerintah Kota (Pemko) Batam sering menertibkan keberadaan panti pijat plus-plus, bukan berarti pemilik usaha itu kapok itu menjalankan usahanya.
Buktinya dari penelusuran Batam Pos (Jawa Pos Group), di kawasan belakang Pasar Pancur, Sei Beduk terdapat panti pijat yang dapat beroperasi dengan leluasa. Bahkan menurut informasi panti pijat ini melayani pria-pria hidung belang.
"Sudah lama bukanya, dan ada izinnya dari pemerintah setempat," kata terapis di Idaman Massage Tradisional, Sisi (35) kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), yang dilansir Sabtu (17/12)
Dikatakan Wanita kelahiran Bengkulu itu, sebelumnya juga pernah ada panti pijat yang buka di depan Idaman Massage. Namun belakangan ditutup oleh pihak Kecamatan, lantaran tidak memiliki izin usaha. "Kemarin ada satu lagi. Tapi sudah ditutup," katanya.
Sayangnya Camat Seibeduk, Science Taufik Riyadi saat dikonfirmasi, mengaku belum mengetahui terkait dengan dibukanya usaha panti pijat di wilayahnya.
Dia membantah telah memberikan izin terhadap panti pijat tersebut, karena Kecamatan hanya mengeluarkan SKDU/domisili usaha. "Kita tidak pernah kasih izin, tapi hanya domisili usaha saja," terangnya. (cr20/iil/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
