
Ilustrasi
JawaPos.com - Kota Bandung kembali diguyur hujan lebat disertai dengan angin kencang dan hujan es pada Minggu (13/11) pukul 11.30 Wib. Akibatnya, terjadi banjir dan pohon tumbang di beberapa tempat. Tidak hanya itu, banjir juga menyebabkan stasiun KA Bandung dan beberapa fasilitas umum tak beroperasi.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, banjir terjadi di 20 titik di Kota Kembang tersebut. Hal ini disebabkan beberapa sungai meluap seperti Sungai Citepus, Sungai Cibeureum, dan Sungai Cikakak, yang tidak mampu menampung aliran permukaan.
"Selain itu banjir juga disebabkan saluran drainase tidak mampu mengalirkan aliran permukaan. Tinggi banjir sekitar 30-60 cm dengan arus yang kencang seperti yang terjadi di Jalan Wastukancana," ungkapnya dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Minggu (13/11).
Menurut dia, beberapa pohon tumbang terjadi di daerah Jalan Manado, Jalan Kopo, Jalan Serayu, Jalan Otista dan Stasiun Kereta Api Bandung. Kerugian yang ditimbulkan banjir dan pohon tumbang di Kota Bandung adalah 2 unit mobil rusak berat, beberapa rumah rusak sedang, 1 bangunan rusak sedang, arsip pasien di RS Cicendo rusak berat dan operasional kereta api terhambat selama 2 jam.
"Di Kecamatan Cicendo Kota Bandung, luapan dari Sungai Cikakak menyebabkan dinding 10 rumah jebol. Arus kencang banjir menghanyutkan perabotan rumah," kata Sutopo.
Hingga Minggu (13/11) pukul 22.00 Wib, banjir di Kota Bandung berangsur-angsur surut. Situasi banjir di Stasiun KA Bandung juga mulai bisa beroperasi kembali. Begitu juga dengan situasi keadaan RS Cicendo yang sekarang sudah dibersihkan dari genangan air dan sudah beroprasi kembali secara normal.
"Situasi jalan raya di sekitar titik banjir Kota Bandung sudah lancar kecuali di Jalan Otista karena masih dilakukan pembersihan pohon dan tiang listrik yang tumbang karena angin kencang," terangnya. (fab/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
