
Photo
JawaPos.com - Seorang guru SMP negeri kelas terbuka di Kemang, Bogor, Jawa Barat menerapkan tindak kekerasan dalam kegiatan belajar. Wajah Imam Suhardi, siswa kelas 9 dipukul guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Pihak keluarga korban pun berniat membawa persoalan ini ke ranah hukum. Karena tidak terima Imam menjadi korban tindakan kekerasan sang guru.
Perlakuan tak pantas itu berawal dari gurauan Imam dengan teman satu bangkunya. "Lagi dorong-dorongan. Dikiran guru teh saya ngajak berantem. Saya dipanggil ke depan kelas terus langsung dipukul pipi kanan dan kiri," bebernya saat ditemui Radar Bogor (Jawa Pos Group) di kediamannya, Desa Tegal, Kecamatan Kemang.
Pemukulan tersebut, dilakukan di depan seluruh teman Imam. Tidak sampai di situ saja, lanjutnya, guru itu pun melontarkan kalimat kotor dan kasar serta ancaman bakal mengeluarkan Imam dari sekolah. Kejadian serupa, menurut Imam, tidak hanya sekali. Beberapa kali, guru tersebut pernah memukul siswa lainnya.
Soal ini, Kakak korban, Suharya, mengecam tindakan guru terhadap adiknya. Pihak keluarga menuntut agar sekolah, terutama guru yang memukul, segera meminta maaf. Keluarga berharap kejadian ini tidak terjadi pada siswa lain.
"Kalau tidak ada iktikad baik, kami akan lapor polisi. Saya tidak terima adik saya diginiin. Kami keluarga susah payah nyari uang buat dia sekolah, tapi malah dipukulin," paparnya geram.
Suharya yang berprofesi sebagai pedagang tahu keliling ini, mengaku sempat mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan dari guru tersebut. Namun, sesampainya di sekolah yang berada di Kampung sawah, Desa Pabuaran, Kemang, kondisinya sudah sepi.
"Saya datang sama saudara buat nanyain ini diapain anak kok pulang sekolah sampai nangis gini. Kita nitip anak ke sekolah buat diajar, bukan malah dihajar," tandasnya. (dhi/hsn/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
