
Sekar Maharani
JawaPos.com--Tertangkapnya Slamet Widodo (39), tersangka penculik Sekar Maharani (14) bermula saat Polres Kapuas Hulu mendapat info dari Polres Ketapang, Kalbar yang mendapatkan laporan bahwa buronan Polres Kendal kabur ke Kalbar.
Kemudian Polres Ketapang mengirimkan foto tersangka dan korban ke Polres Kapuas Hulu. Soalnya, mengingat wilayah Kalbar yang luas, bisa saja tersangka dan korban ada di Kapuas Hulu.
Setelah mendapat info tersebut, kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, AKP Siswadi, pihaknya pun melakukan penyelidikan. Akhirnya, penyelidikan itu menghasilkan informasi tentang keberadaan Slamet.
Kemudian, Reskrim Polres Kapuas Hulu pun meminta data lengkap kepada Polres Kendal. Penyelidikan terhadap pelaku pun dimulai. Setelah seminggu melakukan penyelidikan, pelaku ditemukan bersama korban di Pasar Inpres.
Kronologis penculikan, lanjut Siswadi, Sekar berteman dengan keponakan tersangka. Dari keponakannya itulah, Slamet mendapatkan nomor handphone Sekar. “Di sinilah mereka mulai berkomunikasi dan hubungannya berlanjut,” ungkapnya.
Setelah berjalan sekian lama, tibalah waktunya Slamet mencoba merayu korban. Pada bulan yang lalu kejadiannya, saat Sekar mau pergi sekolah, mereka bertemu. Tapi sayangnya pelaku bukan mengantar Sekar ke sekolah, melainkan diajak ke tempat lain.
Di saat itu juga pelaku mulai membujuk Sekar dan akhirnya dibawa lari hingga ke Putussibau. “Kejadiannya itu dilaporkan orangtua korban pada 7 Agustus lalu,” jelas Siswadi.
Ketika diinterogasi polisi, Slamet membantah melakukan penculikan. Dia mengaku hanya ingin menjadikan Sekar sebagai istrinya. (BACA: Kronologi Hilangnya Siswi Manis Asal Kendal yang Dibawa Lari ke Kalbar)
"Pelaku dijerat UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tersangka dan korban sudah kami antar ke Polda Kalbar. Tadi juga korban sudah dijemput orang tuanya,” ungkap Siswadi. (arm/jpg)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
