
Seniman kondang Edi Bonetski gelar pameran karya-karya art burt bertajuk Mata Garis di Superlative Gallery, Bali.
JawaPos.com–Seniman kondang Edi Bonetski kembali mengajak para penikmat seni rupa dengan karya-karya art burt bertajuk Mata Garis. Pameran tersebut digelar selama sebulan, mulai 5 Januari - 5 Februari di Superlative Gallery, Bali.
Pameran Mata Garis bukan hanya menjadi persembahan seni visual. Namun, juga menjadi wadah apresiasi seni rupa yang beragam. Sebagai bagian dari rangkaian pameran, akan diadakan diskusi yang melibatkan tokoh di bidang kesenian Indonesia seperti Bill Mohdor dan Sudjud Dartanto.
Edi Bonetski juga akan turut berpartisipasi dalam diskusi untuk berbagi pemikiran dan pengalaman pribadi dalam menciptakan karya seni yang unik dan inspiratif.
”Superlative Gallery memberikan pengayaan baru buat saya secara estetis warna, tubuh, dan laku dalam mengelola hajat pertunjukan yang bernama pameran,” ujar Edi Bonetski dalam siaran persnya, Kamis (18/1).
Dia pun berharap Superlative Gallery dapat menginspirasi pemikiran kritis dan memberikan kontribusi pada perkembangan seni di Indonesia.
”Semoga ini bisa terus menjadi supporting system dalam hajat art, culture di semesta, seperti semangat vivere veni versum versus visi ada di Superlative,” harap Edi Bonetski.
Sebelumnya, pembukaan pameran Mata Garis diresmikan seniman Tommy F. Awuy. Sebagai figur di dunia seni yang dihormati, kehadirannya memberikan pengakuan terhadap nilai dan potensi seni yang diusung pameran Mata Garis di Superlative Gallery.
”Membaca karya-karya Edi Bonetski akan kita temukan di sana bergelimang abjad-abjad, berkejaran, lompat-melompat, jumpalitan, dan dengan gairah tertentu kita pun riang saja mengikuti arusnya,” tutur Tommy F. Awuy.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
