Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 April 2025 | 16.46 WIB

Galau Ga Alay, Pameran Penghormatan Tudgam dan Seniman untuk Mendiang Yudha Sasmito

Pameran seni rupa Galau Ga Alay, penghormatan untuk mendiang Yudha Sasmito. (Istimewa) - Image

Pameran seni rupa Galau Ga Alay, penghormatan untuk mendiang Yudha Sasmito. (Istimewa)

JawaPos.com–Selama satu bulan 17 April-15 Mei, bertempat di Galeri Gramedia Grage Mall Cirebon digelar pameran seni rupa Galau Ga Alay. Menghadirkan karya-karya mendiang Yudha Sasmito.

Yudha Sasmito, seniman Cirebon kelahiran Malang pada 2 Oktober 1963, meninggal pada 8 Oktober 2022. Yudha merupakan salah satu tipikal seniman serba bisa. Dia sudah puluhan tahun menetap dan menjadi warga Cirebon.

Yudha menceburkan satu kakinya ke dunia seni rupa, lalu kaki satunya berada di dunia musik. Dia tidak tinggal di dunia yang sepi, melalui karya-karyanya dia berisik, terutama ketika menampilkan karakter gambar-gambar kartun gubahannya baik itu lukisan ataupun komiknya.

“Dia tertawa dan menertawakan apa-apa yang diketahui dan rasakan. Bermain-main dengan karakter-karakter kartun, merangsang mental orang-orang yang melihat dan membacanya untuk tertawa, memplesetkan kebodohan, kritik, dan sebagainya,” tutur Agung M. Abul, salah seorang seniman Cirebon.   

Menurut dia, banyak karya Yudha Sasmito bermula dari situasi dan kondisi sosial sebagai ide awal. Kondisi-kondisi tersebut menjadi hal penting dalam proses penciptaan lukisan-lukisannya selain komik.

”Dia berbicara tentang keseharian dengan segala perjuangan dan ketidak masuk akalan, ia berbicara kesenian, sampai persoalan politik. Juga banyak menawarkan persoalan personal dunianya, dunia yang kita juga ada di dalamnya,” papar Agung. 

Pada pameran ini, Tudgam hanya menampilkan sebagian besar karya-karya lukisan yang menonjolkan karakter-karakter kartun gubahannya.  Namun bukan bermaksud juga memberikan pernyataan kesedihan, kebingungan, dan kekacauan juga perilaku berlebihan dan menarik perhatian.

”Tetapi lebih jauh lagi, kita juga bisa melihat hubungannya dengan kondisi dan situasi saat ini,” ungkap Agung.

Melalui pameran ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk terus merangsang iklim dialog positif serta produktif di antara berbagai perkembangan seni rupa di Cirebon khusunya. 

”Kerja sama rekan-rekan seniman Cirebon, pada gilirannya akan menggairahkan semangat terus berkarya dan menumbuhkan apresiasi seni dan kebudayaan dimasyarakat luas, sehingga perkembangan kesenian akan semakin tumbuh dan meluas,” ucap Agung.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore