Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 September 2023 | 19.57 WIB

Festival Gandrung Sewu 2023 di Banyuwangi Sajikan Tari Kolosal hingga Atraksi Pesawat Tempur

LESTARIKAN BUDAYA: Sebanyak 1.200 penari tampil di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (16/9). Acara itu merupakan rangkaian dari puncak acara Festival Gandrung Sewu 2023. - Image

LESTARIKAN BUDAYA: Sebanyak 1.200 penari tampil di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (16/9). Acara itu merupakan rangkaian dari puncak acara Festival Gandrung Sewu 2023.

JawaPos.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menampilkan pertunjukan kelas dunia. Sebanyak 1.200 penari unjuk kemampuan di hamparan pasir nan landai di kawasan Pantai Marina Boom, Banyuwangi, kemarin (16/9). Tari kolosal itu merupakan bagian dari puncak acara Festival Gandrung Sewu 2023.

Selain tari kolosal, penonton juga disuguhi fragmen. Event itu terasa spesial dengan penampilan Air Force Show oleh para prajurit TNI-AU.

Sejumlah pesawat milik TNI-AU terbang rendah di lokasi festival yang masuk Karisma Event Nasional (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tersebut.

Mengangkat tema Omprog ’’The Glory of Art’’, ajang itu tak sekadar menampilkan keindahan dan kemuliaan seni. Ada unsur pelestarian warisan budaya hingga pemberdayaan perekonomian masyarakat.

Tema Omprog ’’The Glory of Art’’ berakar pada filosofi omprog sebagai pelindung kepala yang merupakan pusat kesadaran individu. Tepatnya tentang sikap pengendalian diri terhadap ilusi keberadaan dan eksistensi dalam menjalani kehidupan penari gandrung.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, pergelaran semakin lengkap dengan keberadaan sejumlah stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di stan-stan tersebut, penonton dapat membeli aneka makanan, minuman, hingga suvenir yang dijajakan oleh pelaku UMKM Bumi Blambangan.

Sebelumnya, Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, tema Omprog ’’The Glory of Art’’ menggambarkan perjuangan penari gandrung dalam mengatasi tantangan, ujian, hingga stigma negatif yang acap kali melekat pada mereka. ’’Jadi, ini tentang bagaimana seorang penari gandrung harus mampu menjaga dan membentengi diri agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan terhormat,’’ ujarnya.

Ipuk menambahkan, Gandrung Sewu bukan hanya perhelatan pariwisata, tapi juga bagian dari pemajuan budaya daerah.

Sandiaga-Khofifah Beri Apresiasi

Festival Gandrung Sewu 2023 mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. ”Festival Gandrung Sewu layak menjadi ikon seni Indonesia,” ucap Sandiaga yang memberikan sambutan secara virtual.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut Festival Gandrung Sewu bisa menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan budaya lokal ke publik global. ”Ini akan menjadi pintu pembuka, bagaimana budaya Banyuwangi bisa tampil di pentas-pentas internasional,” ujarnya.

Festival Gandrung Sewu rutin digelar di Banyuwangi sejak 2012. Acara kemarin juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Fadjar Prasetyo, Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Rut Kruger Giverin, dan perwakilan berbagai kementerian serta pemda se-Indonesia.

”Terima kasih khusus untuk Bapak Kepala Staf TNI-AU beserta jajarannya yang luar biasa. Atraksi udara yang ditampilkan menunjukkan bagaimana keandalan TNI-AU sebagai sayap pelindung tanah air, Swa Bhuwana Paksa,” ujar Bupati Ipuk. (sgt/bay/c18/c9/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore