alexametrics

Filosofi Fasad Tiga Segi Tiga di Rumah Naganara

31 Januari 2021, 15:09:53 WIB

Sabar dan menikmati proses. Begitulah Resi Wimbadi dan Vicca Egistha membangun Rumah Naganara. Hunian yang nyaman, memikat, dan punya sederet makna.

RUMAH Naganara, yang namanya diambil dari kedua anak mereka, Naga dan Nara, adalah mimpi Resi bersama istri tercinta. Tiga segitiga menjadi wajah rumah. Dari sekian banyak bagian cantik di bangunan tersebut, fasadlah yang sejak awal tidak berubah. Resi menyebut, mereka tegas meminta wajah rumah.

Ada nilai di balik tiga bentuk segitiga yang menyambut di bagian depan. ”Maka, kami minta fasadnya itu tiga-tiganya dibedakan warnanya” kata dia. Abu-abu, warna kayu, dan putih. Masing-masing punya arti. ”Ada filosofinya,” tambah Resi. Warna abu-abu dan kayu melambangkan keinginan dan perjuangan memiliki rumah impian.

Mulai mereka-reka rumah impian, menabung, bekerja keras menghabiskan banyak waktu, sampai impian itu terwujud. Yang berwarna putih, lanjut Resi, merupakan pengingat. ”Kami sudah mempunyai semuanya, jangan lupa bersyukur, selalu rendah hati,” imbuhnya. Sebelum membangun Rumah Naganara, Resi dan Vicca sempat berkeinginan tinggal di klaster. Namun, jodoh mereka tidak di sana. Rumah Naganara dibangun di atas eks rumah berarsitektur Betawi.

TAMPILAN UNIK: Bentuk segi tiga menjadi ciri khas rumah ini. Salah satunya pintu menuju ruang tengah. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Semula di atas tanah 200 meter persegi itu hanya berdiri bangunan dengan luas sekitar 30 meter persegi. Resi dan Vicca membeli rumah tersebut, kemudian membangun ulang. Namun, tidak semua struktur bangunan lama dibongkar. Ada yang masih mereka gunakan. Itu pula yang membuat Rumah Naganara tidak memakan biaya besar untuk konstruksi. Gambaran rumah tersebut sudah ada lama dalam kepala Resi dan istri.

Rumah di Pondok Ranji, Tangerang Selatan, tersebut dibangun dalam tempo delapan bulan. Tidak sedikit yang bertanya-tanya saat mengetahui biaya total untuk membangun rumah tersebut di bawah Rp 1 miliar. Melihat bentuk, isi, fungsi, serta opsi penambahan bangunan yang tersedia, banyak yang mengira butuh minimal Rp 1–2 miliar untuk rumah tersebut.

Baca juga: Kombinasi Material Beri Kesan Hangat

Namun, Resi dan Vicca membuktikan hunian cantik @rumahnaganara yang sudah setahun lebih mereka tempati itu dibangun dengan biaya hanya Rp 800 jutaan. Dan, itu sudah termasuk dengan berbagai isinya. ”Bahkan, kalau sesuai desain yang digambar arsitek kami, biayanya bakal kurang dari 800 juta (rupiah),” katanya saat berbincang dengan Jawa Pos. Sejak awal Resi dan Vicca ketat terhadap bujet.

Rumah tumbuh, rumah bernapas, ada sentuhan industrialis, serta unsur-unsur Scandinavian di dalamnya. Bila memaksakan membeli rumah jadi di kluster, kata Resi, mungkin saja semua keinginan itu tidak bisa terwujud. Namun, karena mereka memilih membangun rumah sendiri, semua keinginan tersebut bisa diakomodasi arsiteknya.

TAMPILAN UNIK: Bentuk segi tiga menjadi ciri khas rumah ini. Salah satunya pintu menuju ruang tengah. (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

Terdiri atas dua lantai, lantai atas difokuskan sebagai tempat istirahat. Ada satu kamar utama dan dua kamar anak di sana. Sementara itu, di bagian bawah, mereka mengaplikasikan desain tanpa sekat. ”Kami nggak mau nanti anak-anak sibuk di kamar terus,” imbuhnya.

Karena itu, mereka sengaja memilih open space untuk lantai bawah. Menurut dia, dengan begitu suasana bisa lebih intimate. Selain itu, pilihan tersebut membuat Rumah Naganara memiliki sirkulasi udara yang baik. Pun demikian pencahayaannya.

Konsep open space, ceiling tinggi, dan bukaan-bukaan besar membuat rumah terasa lebih luas dan terang. Tidak butuh banyak lampu selama ada sinar matahari. Saat siang hanya TV dan mesin cuci yang paling banyak memakan listrik.

RUMAH NAGANARA

  • Project architect: Mande Austriono
  • Lokasi: Pondok Ranji, Tangerang Selatan
  • Luas tanah: 200 meter persegi
  • Luas bangunan: 196 meter persegi
  • Lama pengerjaan: Delapan bulan mulai desain sampai konstruksi selesai

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Ilham Safutra

Reporter : syn/c13/nor




Close Ads