
EMAS-HITAM: Tema colonial classic ruang tamu didominasi warna emas berpadu hitam. (Imam Husein/Jawa Pos)
INDONESIA memang hanya punya dua musim. Namun, Rina Sagitawati bisa menyulap rumahnya di Bogor serasa empat musim. Dia menerapkan gaya klasik kolonial Eropa, cottage house, maupun gaya modern Amerika di beberapa ruangan kediamannya.
---
DARI luar, rumah yang dihuni Rina Sagitawati tampak simpel dengan warna putih. Begitu rumahnya dilihat lebih dekat, dia mengaplikasikan aksen-aksen yang lebih detail. Mendekati gaya klasik kolonial Eropa. ’’Konsep utama rumah ini memang mengarah ke zaman Belanda. Saya suka semua dekorasi yang berbau Eropa,’’ ungkap Rina saat ditemui di kediamannya beberapa waktu lalu.
Di depan rumah, Rina membuat undakan berbentuk jembatan yang menghubungkan pagar dengan ruang tamu. Pagar dari pilar-pilar warna putih. Pilar utama yang menyangga atap teras juga dibuat ala pilar zaman kolonial. ’’Kebetulan dapat pilar yang bulat sehingga masuk ke tema colonial classic,’’ ujar penyuka aksesori handmade tersebut.
Ruang tamu di rumah ini bisa dibilang Eropa banget. Ada foyer (tempat transit tamu) yang sejajar dengan pintu masuk. Ruang tamu dan foyer itu didominasi warna emas. Pemilihan warna tersebut memunculkan kesan formal. Sebab, fungsi utamanya adalah menerima tamu-tamu penting dari lingkungan kerja Rina dan suami.
Photo
RINGAN: Ruang keluarga, ruang makan, serta dapur kediaman Rina Sagitawati mengadopsi tema cottage house. (Imam Husein/Jawa Pos)
Tema colonial classic itu diterapkan di kamar utama di lantai 2. Warnanya dominan emas. Pemilihan gaya dan warna tersebut dilakukan untuk membedakan kamar utama dengan kamar lain di lantai 2.
Bergeser ke ruang keluarga, ibu dua anak itu ingin memunculkan kesan yang lebih santai. Dia mengadopsi tema cottage house. Tema serupa diterapkan untuk kamar tidur tamu yang berada di sebelahnya.
Sebagai ganti warna emas, Rina menggunakan warna-warna yang lebih soft seperti biru muda. Interior kamar tamu dibuat layaknya penginapan. Sebab, Rina ingin siapa pun yang menginap bisa serasa berada di rumah sendiri. ’’Di sebelah kamar, kami juga kasih taman dan kolam supaya lebih kerasa seperti cottage,’’ kata Rina.
Kesan cottage yang santai itu diterapkannya sampai ke dapur. Meski begitu, Rina tidak melepaskan aksen colonial classic. Salah satunya, memakai perabot marmer di ruang makan.
Photo
RINGAN: Ruang keluarga, ruang makan, serta dapur kediaman Rina Sagitawati mengadopsi tema cottage house. (Imam Husein/Jawa Pos)
Di ruangan bertema cottage itulah, Rina kerap mengekspresikan diri sesuai dengan musim. Contohnya, dia memasang pernak-pernik berwarna jingga ketika musim gugur. Saat musim semi, warna merah muda dan tosca menjadi pilihan. ’’Dekorasi musim kan selalu berganti. Jadi, saya pilih yang nggak terlalu mahal dan simpel-simpel saja,’’ tuturnya.
Sementara itu, teras belakang paling mencolok. Rina memilih tema American style warna merah darah. ’’Warna-warna ini sering saya temukan di kafe-kafe atau restoran ala Amerika. Makanya, saya juga gunakan di teras ini,’’ jelasnya.
Senada dengan tema tersebut, dia memasang atap kanopi dengan motif garis merah putih. Disinilah tempat menyambut kerabat dan ruang untuk bercengkerama.
Photo
MENCOLOK: Teras belakang ala restoran Amerika ini kerap dijadikan tempat
bercengkerama. (Imam Husein/Jawa Pos)
Tema ruang tamu dan kamar utama lebih solid daripada ruangan lain. Warna dindingnya permanen. Sementara itu, ruang keluarga, ruang makan, serta teras sering berganti pernak-pernik.
Home's Fact
Photo
MENCOLOK: Teras belakang ala restoran Amerika ini kerap dijadikan tempat
bercengkerama. (Imam Husein/Jawa Pos)

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
