
COUNTRY LIVING MAGAZINE
KAMAR tidur menjadi space yang paling privat di rumah. "Seiring berjalannya waktu, mudah bagimu untuk menjadikan kamar sebagai prioritas terbawah karena tidak ada yang melihatnya selain kita sendiri,’’ kata Amanda Salles, co-owner Salles Interior Staging di New York City, sebagaimana dilansir dari Apartment Therapy.
Padahal, penataan kamar yang benar sangat memengaruhi mood dan kenyamanan saat beristirahat. Berikut ini kesalahan yang kerap terjadi beserta solusinya.
Photo
TALI ROTH VIA MY DOMAINE
Tidak Terskala dengan Benar
Akui saja, Anda pasti suka meletakkan tempat tidur berukuran besar di dalam kamar. Padahal, ruangan cukup sempit dan barang-barang di sampingnya tidak punya perbandingan ukuran yang tepat. ’’Jika punya kasur besar, Anda perlu meja samping yang besar dengan lampu besar,’’ ucap Justin Riordan, desainer interior dan arsitek Spade and Archer Design Agency di Portlandia, sebagaimana dilansir dari Apartment Therapy. Tinggi meja samping setara dengan kasur. Sementara itu, tinggi lampu setara dengan mata saat kita duduk di kasur.
Terlalu Banyak Baju
Siapa yang kamarnya penuh dengan baju? Baik baju kotor maupun baju baru yang bahkan belum dipakai. Itulah yang mengganggu kenyamanan di kamar. Jika Anda tak bisa menata dan melipat ala Marie Kondo, segera siapkan storage atau ruang penyimpanan ekstra. Misalnya, tempat tidur yang dilengkapi laci. ’’Itu punya sistem pneumatic lift yang menyediakan banyak ruang. Rasanya seperti punya garasi di dalam kamar,’’ ujar Salles.
Space Kosong
Dalam kamar luas yang tidak tertata dengan baik, biasanya ada space kosong yang terasa aneh. Coba manfaatkan space itu menjadi pojok membaca. Siapkan rak berisi buku, kursi kecil, meja, dan lampu baca. Jika kamar Anda memang sangat luas, tempatkan tempat tidur di tengah ruangan. Rak dinding bisa diletakkan di sekelilingnya. Dengan begitu, Anda bisa punya ruang penyimpanan lebih banyak.
Lighting Asal-asalan
Tak ada salahnya menempatkan satu lampu gantung dengan desain modern sebagai focal point. Itu sekaligus memberi kesan dramatis. Salles juga menyarankan untuk menempatkan beberapa jenis pencahayaan. ’’Misalnya, lampu di meja samping. Lalu, sebuah lampu lantai ditempatkan di belakang kursi malas. Itu bisa menjadi fungsional,’’ tuturnya. (*)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
