Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 November 2023 | 22.57 WIB

Omegle Resmi Ditutup Usai 14 Tahun Berjalan, Founder : Aku Sangat Menyesal

Platform Omegle Tutup Usai 14 Tahun Beroperasi (Doc/Omegle) - Image

Platform Omegle Tutup Usai 14 Tahun Beroperasi (Doc/Omegle)

JawaPos.com — Situs obrolan online, Omegle telah resmi ditutup usai beroperasi selama 14 tahun.

Hal itu disebabkan karena pendiri dari Omegle mengalami tekanan finansial dan psikologis.

Diluncurkan pada tahun 2009, layanan gratis ini memberikan fitur pengguna secara acak untuk mengobrol secara anonim dalam sesi tatap muka.

Fitur tersebut dibuat dengan tujuan untuk menghubungkan orang asing dengan lainnya, secara online dengan premis dasar untuk bertemu orang baru.

Jika pengguna tidak ingin lagi berbicara dengan lawan bicaranya, mereka cukup mengakhiri obrolan dan beralih ke orang baru selanjutnya.

Perusahaan tersebut membagikan berita penutupannya pada hari Rabu (8/11) disertai dengan gambar batu nisan yang menandai meninggalnya Omegle, 2009 hingga 2023.

Dilansir melalui laman 7news.com.au, pada kamis (9/11), Pendiri Omegle, Leif K-Brooks mengatakan terlalu sulit untuk mengatasi penyalahgunaan platform.

“Dalam beberapa tahun terakhir, sepertinya seluruh dunia menjadi lebih kejam, apa pun alasannya, masyarakat menjadi lebih cepat menyerang dan lebih lambat mengenali rasa kemanusiaan satu sama lain,” kata K-Brooks.

“Salah satu aspek dari hal ini adalah rentetan serangan terus-menerus terhadap layanan komunikasi, termasuk Omegle, berdasarkan perilaku sekelompok pengguna yang jahat.” Imbuhnya.

K-Brooks menggambarkan Omegle sebagai target serangan langsung, sehingga tidak lagi berkelanjutan dalam mempertahankan layanannya.

“Meskipun saya berharap keadaannya berbeda, tekanan dan biaya yang harus dikeluarkan untuk perjuangan ini ditambah dengan tekanan dan biaya yang ada untuk mengoperasikan Omegle, dan memerangi penyalahgunaannya terlalu besar,” katanya.

Pengoperasian Omegle tidak lagi berkelanjutan, baik secara finansial maupun psikologis.

“Sejujurnya, saya tidak ingin terkena serangan jantung di usia 30-an.” Ucap K-Brooks.

K-Brooks menciptakan platform tersebut ketika seorang remaja berusia 18 tahun tinggal di kamar tidurnya di Vermont pada tahun 2009 dan mengatakan bahwa dia tidak pernah membayangkan platform tersebut akan tumbuh sebesar itu.

“Selama bertahun-tahun, orang-orang menggunakan Omegle untuk menjelajahi budaya asing, untuk mendapatkan nasihat tentang kehidupan mereka dari pihak ketiga yang tidak memihak dan untuk membantu meringankan perasaan kesepian dan isolasi,” katanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore