
Photo
JawaPos.com - Belum lama ini Facebook mengumumkan pergantian nama pada induk perusahaan mereka dari sebelumnya Facebook Inc. menjadi Meta Platforms Inc. atau disebut sebagai Meta.
Setelah pengumuman pergantian nama pada holding raksasa media sosial (medsos) itu menjadi Meta, tampaknya akan terjadi pula perubahan untuk produk-produk keluarga Facebook lainnya. Antara lain untuk produk aplikasi Facebook, Instagram, Messenger, dan WhatsApp.
Dilansir dari WaBetaInfo, perubahan yang dimaksud adalah Meta kini mengubah footer aplikasinya untuk merefleksikan rebranding dari Facebook ke Meta.
Perubahan ini terlihat oleh WABetaInfo pada WhatsApp versi beta 2.21.220.14. Ketika pengguna membuka aplikasi versi beta terbaru, WhatsApp tidak lagi menampilkan tulisan "WhatsApp from Facebook" melainkan "WhatsApp from Meta".
Sebelumnya, sekira satu tahun lalu, WhatsApp menambahkan brand "from Facebook" sebagai penegasan bahwa layanan instant messaging WhatsApp adalah milik Facebook. Informasi ini bisa dilihat ketika pengguna membuka aplikasi WhatsApp.
Kini perusahaan mengubah brand ke "from Meta" untuk mencerminkan perubahan nama holding yang baru. WABetaInfo juga mencatat, WhatsApp menghapus footer "WhatsApp from Facebook" pada bagian pengaturan.
Seperti sudah kami beritakan sebelumnya, nama baru induk perusahaan Facebook yakni Meta adalah akronim dari kata Metaverse. Pengumuman ini dilakukan pada Jumat, pekan lalu dan disampaikan langsung oleh pendiri Mark Zuckerberg.
Zuckerberg mengumumkan perubahan ini bersama rencananya untuk satu miliar pengguna di metaverse. Ia mengatakan, sebagai bagian dari perubahan ini, kini saatnya bagi Facebook untuk mengadopsi merek perusahaan baru yang mencakup semua yang mereka lakukan, guna mencerminkan diri mereka dan apa yang ingin mereka bangun.
Versi WhatsApp beta terbaru juga menghadirkan kemampuan untuk memberi rating pesan yang diterima dari akun bisnis. Menurut WABetaInfo, WhatsApp telah mengembangkan fitur ini untuk membantu bisnis meningkatkan pesan mereka kepada pelanggan.
Hal ini berarti bahwa bisnis bisa melihat feedback umum tentang pesan yang diberi rating, namun bisnis tidak bisa melihat siapa yang memberi rating dan isi konten rating. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjaga privasi pengguna, dalam hal ini termasuk bagian dari fitur enkripsi end-to-end.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
