ILUSTRASI - PRT - PEKERJA RUMAH TANGGA (PIXABAY)
JawaPos.com – Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pada Februari 2024, terdapat lebih dari 7,2 juta orang pengangguran di Indonesia. Mayoritas pengangguran ini berasal dari latar belakang pendidikan dasar hingga menengah.
Di tengah meningkatnya angka pengangguran dan tantangan ekonomi pascapandemi, sektor informal masih menjadi tumpuan sebagian besar masyarakat Indonesia. Dalam konteks ini, pekerjaan rumah tangga seperti asisten rumah tangga (ART), babysitter, hingga caregiver menjadi peluang penting bagi mereka yang ingin bekerja dengan cepat dan tanpa persyaratan pendidikan tinggi.
Melihat kebutuhan pasar dan potensi penyerapan tenaga kerja di sektor ini, perusahaan digital penyedia dan penempatan tenaga kerja rumah tangga Cicana mengumumkan pembukaan 10.000 lapangan kerja baru di tahun 2025.
Annisa Kartika selaku CEO Cicana dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pihaknya mencatat bahwa saat ini lebih dari 1.000 calon majikan atau keluarga menghubungi platform mereka setiap bulannya. Permintaan terbanyak berasal dari wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa.
Annisa mengklaim, pihaknya hadir sebagai solusi rekrutmen yang resmi dan diakui oleh pemerintah, dengan telah mengantongi sertifikat standar OSS dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, serta terdaftar dalam KBLI 78103 – Aktivitas Penempatan Pekerja Rumah Tangga (APPRT). "Kami membuka lowongan kerja untuk kategori tinggal menetap (live-in) maupun pulang-pergi (live-out), dengan posisi seperti ART, babysitter, nanny, caregiver, hingga perawat lansia," katanya.
Ia melanjutkan, yang membedakan pihaknya dari lembaga penyalur konvensional adalah komitmen terhadap transparansi dan perlindungan pekerja. "Pendaftaran dilakukan secara gratis, tidak ada pemotongan gaji, serta tidak ada penahanan dokumen pribadi pekerja," katanya.
Semua proses dapat diakses dari rumah melalui ponsel, tanpa harus datang ke kantor pusat, membuatnya lebih mudah dijangkau oleh pencari kerja dari berbagai daerah.
"Kami melihat realita bahwa masih banyak pekerja rumah tangga yang tidak mendapatkan perlindungan yang layak. Kami hadir untuk mengubah paradigma itu. Pekerja diperlakukan sebagai mitra, bukan sebagai objek eksploitasi. Kami ingin jadi jembatan antara kebutuhan majikan dan hak-hak pekerja yang harus dihormati," tegasnya.
Baca Juga: Barcelona Siap Lepas Raphinha, Berikut Harga yang Diminta dan Klub-Klub yang Siap Menawar
"Dengan target 10.000 lowongan kerja yang kami buka tahun ini, kami optimistis bisa memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran, khususnya bagi mereka yang memiliki keterampilan praktis namun tidak punya akses kerja formal," tambah Bagus Dwi Prasetyo selaku Founder Cicana.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
