Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 18.10 WIB

Hati-Hati Pencurian Data, Penyebab Utama Kotak Email Dipenuhi Spam dan Cara Mengatasinya

 

Ilustrasi mengirim email lamaran pekerjaan.

JawaPos.com – Apakah kotak masuk emailmu sering dipenuhi oleh pesan spam yang tidak diinginkan? Selain mengganggu, spam juga berpotensi mencuri data pribadi dan membuang waktumu.

Spam, singkatan dari "sending and posting advertisement in mass", adalah pemasangan iklan secara massal yang sering kali dilakukan oleh pengiklan atau pihak tak dikenal. Berikut adalah 7 penyebab utama kenapa emailmu penuh dengan spam, serta cara untuk mencegahnya.

1. Mendaftar di Situs Web Tanpa Memahami Kebijakan Privasi

Saat kamu ingin mendapatkan layanan atau produk gratis, sering kali kamu menyetujui syarat tanpa membaca kebijakan privasi. Situs web ini dapat menggunakan data emailmu untuk mengirimkan promosi atau menjualnya ke pihak ketiga.

Tips Menghindari:

  • Selalu baca kebijakan privasi sebelum mendaftar.
  • Hindari memberikan email di situs yang tidak terpercaya.

2. Menggunakan Alamat Email yang Sama di Berbagai Platform

Memakai satu alamat email untuk banyak situs meningkatkan risiko data pribadimu tersebar. Email ini dapat digunakan untuk mengirim spam dari sumber tak dikenal.

Tips Menghindari:

  • Buat email terpisah untuk keperluan non-pribadi atau promosi.
  • Gunakan layanan email sementara (disposable email) untuk mendaftar di situs tidak penting.

3. Tidak Memperhatikan Tanda Peringatan Bahaya

Situs web yang mencurigakan, seperti desain tidak profesional atau permintaan informasi pribadi berlebih, bisa jadi jebakan. Tautan atau lampiran yang mereka kirimkan sering kali memicu lebih banyak spam.

Tips Menghindari:

  • Jangan klik tautan atau unduh lampiran dari pengirim tak dikenal.
  • Periksa reputasi situs web sebelum memberikan emailmu.

4. Tidak Mengaktifkan Fitur Penyaringan Spam

Layanan email modern memiliki fitur penyaringan spam untuk membantu memisahkan email tidak diinginkan dari pesan penting.

Tips Menghindari:

  • Aktifkan filter spam di pengaturan email.
  • Tandai email spam agar sistem email mengenalinya di masa depan.

5. Menggunakan Email dalam Kontes atau Undian

Banyak kontes atau undian menarik meminta alamat emailmu sebagai syarat. Namun, penyelenggara sering menjual data email ke pihak pengiklan atau menggunakannya untuk promosi.

Tips Menghindari:

  • Pastikan penyelenggara kontes memiliki reputasi baik.
  • Jangan gunakan email utama untuk mendaftar di kontes.

6. Berlangganan Newsletter Tanpa Memeriksa

Banyak pengguna berlangganan newsletter tanpa membaca syarat dan ketentuan. Akibatnya, mereka sering menerima email promosi yang menumpuk di kotak masuk.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore