Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 September 2024 | 06.58 WIB

7 Jenis Aplikasi yang Perlu Dihapus di HP Android, Delete yang Sudah Ketinggalan Zaman

Ada beberapa jenis aplikasi yang perlu dihapus dari HP karena beberapa alasan (unsplash/Christian Wiediger). - Image

Ada beberapa jenis aplikasi yang perlu dihapus dari HP karena beberapa alasan (unsplash/Christian Wiediger).

JawaPos.com - HP Android telah menjadi salah satu gadget paling banyak digunakan orang-orang zaman sekarang. Apalagi di Indonesia, HP Android jadi primadona karena harganya lebih murah daripada iPhone.

Smartphone atau HP zaman sekarang menggunakan aplikasi untuk bekerja secara fungsional. Aplikasi membantu kinerja banyak orang dalam menjalani aktivitas.

Dengan aplikasi, seseorang bisa memesan makanan secara online, mengikuti meeting virtual, desain logo atau gambar, dan masih banyak lagi dengan menggunakan aplikasi.

Tetapi, banyak juga jenis aplikasi yang sejatinya tidak berguna untuk HP Android. Jenis-jenis aplikasi tersebut hanya akan memenuhi memori HP dan tentunya bisa bikin lemot.

Dikutip dari Make Use Of, berikut ini adalah beberapa jenis aplikasi yang perlu dihapus dari HP Android.

Aplikasi Bawaan

Jenis yang pertama yaitu aplikasi bawaan atau bloatware. Jenis satu ini merupakan aplikasi yang sudah diinstal oleh brand pada produk HP Android-nya.

Meskipun banyak yang berguna, namun tidak sedikit juga yang jarang digunakan pengguna. Jenis aplikasi bawaan tidak bisa dihapus atau uninstal, namun bisa dinonaktifkan.

Aplikasi Ketinggalan Zaman

HP Android berkembang pesat sejak kemunculannya pada tahun 2008. Di awal kemunculannya, HP Android membutuhkan banyak aplikasi yang di zaman sekarang sudah menjadi fitur bawaan.

Aplikasi tersebut seperti senter, QR scanner, media player, dan masih banyak lagi. Sekarang, semua HP Android tidak memerlukan aplikasi khusus dalam melakukan fungsi-fungsi tersebut.

Aplikasi Booster

Aplikasi booster digunakan untuk meningkatkan performa HP Android. Jenis satu ini meliputi aplikasi pembersih RAM, penghemat baterai, optimasi game, dan beberapa lainnya.

Aplikasi booster sejatinya hanya mengurangi fungsi atau daya kerja HP. Bukannya meningkatkan, HP malah terasa lebih lemot setelah mengaktifkan aplikasi booster.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore