Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 23.39 WIB

YouTube Makin Galak Perangi Pengguna yang Pakai Ad Blocker, Ini Risiko jika Nekat

Ilustrasi: Iklan di platform YouTube. - Image

Ilustrasi: Iklan di platform YouTube.

JawaPos.com - YouTube telah mengambil tindakan serius untuk memerangi penggunaan pemblokir iklan atau ad blocker di platformnya. Hal ini menyebabkan "kucing-kucingan" antara platform dan pengguna yang berusaha mengabaikan iklan.

Beberapa metode telah digunakan oleh pengguna untuk memblokir iklan di YouTube, mulai dari ekstensi browser hingga skrip khusus. Namun, YouTube telah berupaya secara aktif untuk mencegah metode pemblokiran iklan ini, yang menyebabkan perselisihan terus-menerus antara kedua pihak.

Selama beberapa bulan terakhir, platform tersebut telah memperjelas bahwa mereka tidak ingin pengguna menggunakannya. Platform tersebut sekarang akan memperingatkan pengguna bahwa pemblokir iklan melanggar persyaratan layanan perusahaan.

YouTube mengatakan bahwa pengguna yang menginginkan pengalaman bebas iklan dapat membeli langganan YouTube Premium. Namun dengan mengeluarkan biaya berlangganan, hal ini masih belum menarik bagi sebagian pengguna gratisan.

Makin gencar menangani pengguna ad blocker, YouTube telah menerapkan berbagai tindakan untuk melawan pemblokir iklan, termasuk menampilkan pop-up dan pesan kepada pengguna yang mengaktifkan pemblokir iklan. Pesan-pesan ini sering kali meminta pengguna untuk menonaktifkan pemblokir iklan atau berlangganan YouTube Premium untuk mendapatkan pengalaman bebas iklan.

Selain itu, YouTube telah memperbarui skrip anti-pemblokiran iklannya, sehingga menyulitkan pemblokir iklan untuk secara efektif melewati iklan platform. Terkini, Android Police melaporkan bahwa cara lain YouTube mencegah pengguna mengaktifkan pemblokir iklan adalah dengan memperlambat platform.

Pada November lalu, YouTube mengaku sengaja memperlambat waktu pemuatan bagi pengguna yang terus menggunakan pemblokir iklan. Kini, tampaknya gelombang pelambatan baru menimpa pengguna yang masih menolak melepaskan pemblokir iklan mereka.

Menurut beberapa posting-an di Reddit, pengguna yang menggunakan perangkat lunak pemblokiran iklan biasanya mengalami masalah kegagapan dan pemuatan lambat di YouTube, dengan video membutuhkan waktu hingga 5 menit untuk dimuat.

Selain itu , meskipun Anda membeli keanggotaan Premium, selama pemblokir iklan masih diaktifkan, menonton video YouTube akan terasa lambat. Meski ada berbagai metode untuk memblokir iklan di YouTube, cara termudah untuk menikmati pengalaman bebas iklan adalah dengan berlangganan YouTube Premium. Ini tidak hanya mendukung platform tetapi juga memberikan manfaat tambahan kepada pengguna seperti menonton offline dan memutar di latar belakang.

YouTube Premium adalah satu-satunya cara untuk menghapus semua iklan dari video YouTube di semua platform. Aplikasi YouTube bebas iklan lainnya seperti NewPipe, SkyTube, dan LibreTube adalah opsi alternatif, namun aplikasi tersebut mungkin tidak memberikan pengalaman komprehensif bebas iklan seperti YouTube Premium.

Pelanggan YouTube Premium juga menikmati manfaat lain, seperti menonton offline dan memutar di latar belakang. Fitur-fitur ini meningkatkan pengalaman pengguna dan menjadikan langganan lebih menarik.

Cara lain untuk menangani iklan adalah dengan melewatkannya. Mayoritas iklan YouTube berdurasi 5 detik. Namun, ada pula yang 10 atau 15 detik. Pengguna dapat melewati sebagian besar iklan setelah 5 detik pertama meskipun iklan tersebut berdurasi 30 detik. Jadi, melewatkan iklan adalah salah satu cara pasti untuk mengatasi iklan YouTube.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore