
Logo Rex Regum Qeon, tim e-Sports profesional Indonesia.
JawaPos.com - Rex Regum Qeon (RRQ) bukanlah nama asing dalam dunia olahraga e-Sports. Tim besutan Adrian Pauline ini adalah salah satu tim e-Sports tangguh yang kerap menghiasi podium juara di beberapa kompetisi.
Rex Regum dalam nama RRQ sendiri merupakan bahasa latin yang berarti King of Kings, atau raja segala raja. Sementara Qeon adalah nama salah satu game publisher di Indonesia, Qeon Interactive. Nama publisher itu memang sengaja disisipkan ke nama tim karena pada dasarnya RRQ merupakan tim e-Sports yang dibentuk oleh perusahaan tersebut.
"Awalnya terbentuk tahun 2013. Saat itu cuman punya satu divisi saja, yakni Dota 2. Tahun 2017 lalu merambah ke game lain, yakni FIFA, PUBG, Mobile Legends, Point Blank, AOV, CSGO, dan PUBG Mobile," tutur Adrian.
Adrian mengaku, pamor timnya makin berkibar saat Mobile Legends muncul dan menjadi game yang digandrungi masyarakat.
"Jadi awal mula makin berkembang dari Mobile Legends. Dari sana, akhirnya berpengaruh ke game yang lain juga. Semua juga mengakui Mobile Legends adalah game dengan penonton yang paling banyak saat ini," ucapnya.
Setelah sukses berkembang di Tanah Air, RRQ mulai melakukan ekspansi ke luar negeri. Mereka mulai merekrut pemain-pemain asing untuk bergabung sebagai skuad.
Usaha mereka melebarkan sayap tidak sia-sia. Pada skuad divisi CSGO dan AOV, atlet-atlet RRQ tidak hanya berasal dari Indonesia saja. Beberapa diantaranya ada yang berasal dari negara lain, seperti Mongolia (Enkhtaivan Lkhagva) dan Filipina (Kevin Te).
Bahkan dalam squad AOV, tim RRQ sendiri memiliki dua tim yang berbeda. Satu tim berisi pemain Indonesia, sementara tim lainnya diisi oleh para pemain Thailand.
Layaknya tim e-Sports dan klub di cabang olahraga lain, RRQ juga punya standar tinggi dalam melakukan perekrutan anggota. Adrian mengatakan, setidaknya ada tiga syarat mutlak yang harus terpenuhi. "Pertama jelas harus jago. Kedua harus jaga karakter dan punya attitude, dan ketiga harus ada izin dari orang tua (jika masih pelajar, Red)," ungkap Adrian.
Terkait proses dan waktu latihan, Adrian mengatakan bahwa RRQ sebetulnya tidak mewajibkan setiap atletnya untuk bermain game dalam waktu lama. Menurut Adrian, yang terpenting bukan memforsir latihan dalam waktu yang lama. Para atlet RRQ hanya perlu bermain secara rutin layaknya bekerja.
"Di RRQ nggak harus begitu (main terus-menerus, Red). Ada jadwalnya. Kadang-kadang kan harus datang ke acara sponsor. Mereka juga harus live streaming, dan jumpa fans. Jadi nggak ada itu main terus menerus. Latihan cukup seperti orang kerja. Setiap hari delapan jam, dan libur dua hari dalam seminggu," tutup Adrian.
Sudah berjalan selama enam tahun, RRQ sudah mengoleksi sederet gelar membanggakan di level Asia. Dari segudang prestasi yang mereka cetak, rasanya pantas jika menyebut RRQ sebagai salah satu tim e-Sports paling digdaya di Indonesia.
Berikut sebagian kecil prestasi yang pernah diraih tim RRQ di setiap nomornya:
Divisi Dota 2
1. Juara kedua Indonesia Pride Weekday Challenge 3nd Series.
2. Juara kedua Dota 2 Celebration Cup
3. Juara pertama Weekday Tournament Qualifier 2 by Revival
4. Juara pertama GESC Indonesia Dota 2 Minor- Indonesia Qualifier.
5. Juara ketiga Asia Pacific Predator Leaguage-Indonesia Pro Qualifier.
Divisi Mobile Legend
1. Juara kedua Straits Championship
2. Juara pertama Mobile Star Leaguage Season 2.
3. Juara pertama Mobile Legend Profesional leaguage Season 2
4. Juara 1 MEC Showdonw Profesional Bracket 2018
5. Juara 1 Mobile Legend Celebration Cup 2018
Divisi Point Blank
1. Juara ketiga Indonesia eSport Games 2018
2. Juara satu Liga IESPL TBOF
3. Juara kedua Point Blank International Championship 2018
4. Juara kedua Point Blank Invitational Leaguage 2 2018
5. Juara satu Point Blank 2 Series Indonesia Pride Weekday.
Divisi PUBG Mobile
1. Juara 1 Indonesia Tournament Center
2. Juara 3 Zeus Gaming Tournament
3. Juara 2 Kupang Championship
4. Juara 1 Kupang Championship Kage
5. Juara 1 Panick Tournament
Divisi PUBG
1. Juara 3 PUBG 2 series Indonesia Pride Weekday Championship
2. Participant PUBG SEA Championship 2
3. Juara 3 PUBG Southeast Cyber Arena Championship
4. Juara 1 Ghost Alliance Squad Cup. season 1
5. Juara 2 Final IEC Kratingdaeng ICE BSD
Divisi FIFA
1. Juara 2 ESL Asia Online Cup
2. Juara 3 FIFA 18 Gamestart AFA
3. Juara 1 Qualifier Asian Online Cup 3.
4. Juara 1 Qualifier AFGC
5. Juara 1 Qualifier FIFA 18 e-World Cup Championship
Divisi AOV
1. Juara 2 Indonesia Games Championship
2. Juara 1 AOV Tournamen Tour Surabaya
3. Juara 1 Mo-Cup 2
4. Juara 3 Vo-Cup 3
5. Juara 2 Vo-Cup 4
Divisi CSGO
1. Juara 2 Indonesia eSport Games 2018

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
