
Pembalap motor Indonesia Dimas Ekky Pratama (tengah) dan tim
JawaPos.com - Pembalap motor putra Indonesia Dimas Ekky Pratama resmi bakal tampil dalam kejuaraan Moto2 musim 2019. Keikutsertaan Dimas menambah daftar pembalap Indonesia yang berhasil memasuki kompetisi tersebut.
Tercatat terdapat nama-nama besar yang terlebih dahulu menginjakan kakinya di kompetisi Moto2. Sebut saja Rafid Topan Sucipto dan Doni Tata. Namun sayangnya kedua pembalap tersebut tidak dapat bertahan lebih lama. Ganasnya kompetisi itu membuat mereka sulit untuk bersaing dengan pembalap lainnya. Hal ini turut membuat publik bertanya apakah Dimas nantinya akan bernasib sama dengan para pendahulunya.
Kendati demikian, mantan pembalap Indonesia M. Fadli meyakini bahwa Dimas memiliki kesempatan yang sama dengan pembalap lainnya. Sebab pertandingan Moto2 kali ini lebih kompetitif.
"Saya rasa semua pembalap pada Moto2 2019 punya peluang yang sama. Tidak ada unggulan karena setiap tim me-reset data mesin mereka," ungkap Fadli, Selasa (27/11).
Dengan persaingan yang ketat, Fadli yang kini banting setir menjadi atlet balap sepeda difabel menuturkan bahwa Dimas harus bisa unjuk gigi. "Hal ini harus bisa dimanfaatkan Dimas. Persaingan sangat terbuka, tinggal bagaimana dia bisa konsisten di setiap balapan," lanjutnya.
Fadli sendiri turut senang ada pembalap Indonesia selanjutnya yang bisa mentas di ajang itu. "Pastinya Dimas harus bisa membawa nama baik Indonesia di Moto2. Bukan tidak mungkin, setelah Dimas bakal semakin banyak pembalap Indonesia yang tampil di sana," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
