
Lewis Hamilton. (Instagram @lewishamilton)
JawaPos.com – Lewis Hamilton kembali meluapkan ketidakpuasan terhadap strategi timnya, kali ini di Grand Prix Inggris 2025.
Dilansir dari laman Crash pada Sabtu (12/7), Pembalap Ferrari itu harus puas finis di posisi keempat, kalah dari Nico Hulkenberg dan rekan-rekannya di papan atas.
Hamilton mengaku strategi pit stop untuk mengganti ke ban slick saat lomba masih berlangsung terlalu berisiko.
Sebelumnya, Hamilton juga mengadakan pembicaraan pasca-balapan dengan tim Ferrari terkait strategi di Austria.
Ketidakcocokan antara gaya balapnya dan karakter mobil Ferrari menjadi sorotan utama dalam evaluasi tim.
Komentar dari Naomi Schiff menyebut bahwa Lewis terlalu terpengaruh oleh performa luar biasa pembalap lain seperti Hulkenberg dan Lance Stroll.
Schiff juga menekankan bahwa strategi Hamilton sebenarnya mirip dengan apa yang dilakukan Lando Norris, Oscar Piastri, dan Max Verstappen.
Namun, Hamilton tetap tertinggal karena masalah pada kecepatan murni mobilnya. “Dia tidak cocok dengan mobilnya,” ujar Schiff seperti dikutip pada Crash.
Meski demikian, Hamilton mampu mengalahkan rekan setimnya Charles Leclerc, yang finis di posisi ke-14 setelah mengalami balapan yang mengecewakan.
Jenson Button memberikan pujian atas performa Hamilton, terutama saat melakukan manuver epik menyalip dua mobil sekaligus di Tikungan 3. Button menyebut momen itu sebagai salah satu aksi terbaik akhir pekan.
Hasil di Silverstone menyamai pencapaian terbaik Hamilton musim ini bersama Ferrari. Ia sebelumnya juga finis di posisi keempat pada beberapa seri lain.
Meskipun belum membuahkan kemenangan, Hamilton tetap menunjukkan semangat bertarung yang tinggi dalam setiap balapan.
Hamilton menyatakan bahwa pengalaman di Silverstone memberikan banyak pelajaran tentang kelemahan mobil Ferrari.
Hamilton juga mengaku sudah memberikan masukan penting untuk pengembangan mobil musim 2026. Surat kabar Italia mendesak tim untuk mendengarkan saran Hamilton demi mempercepat kemajuan performa.
Ferrari terakhir kali memenangkan gelar juara dunia pembalap pada 2007 bersama Kimi Raikkonen.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
