Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 September 2018 | 22.18 WIB

Eko Yuli Turun Kelas ke Nomor 61 Kg, Ini Kata PB PABBSI

Lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan - Image

Lifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan

JawaPos.com- Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PABBSI Alamsyah Wijaya menuturkan bahwa turunnya kelas angkatan untuk sederet jelas akan memperngaruhi performa para atlet. Namun penurunan ini diyakini dapat diatasi oleh para atlet, termasuk lifter putra andalan Eko Yuli Irawan.


Untuk diketahui, setelah Asian Games 2018, nomor angkatan cabang olahraga angkat berat mengalami perubahan. Untuk nomor angkatan yang awalnya 56 kg akan turun menjadi 55 kg, sedangkan untuk 77 kg menjadi 73 kg. Eko yang turun di nomor 62 kg pun harus kembali menyesuaikan diri setelah nomor andalannya itu disusutkan menjadi 61 kg.


Walau hanya turun 1 kg, Alamsyah menuturkan bahwa performa atlet tentunya akan ikut menurun karena bobot tubuh harus menyesuaikan dengan nomor angkatan yang diikuti.


"Pasti ada pengaruh, tapi sekarang kita sedang pikirkan bagaimana supaya performa para atlet tidak ikut turun karena hal ini," ujar Alamsyah saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (7/9).


Alamsyah menuturkan, Eko yang kini memiliki berat badan 65 kg pun mau tidak mau harus diturunkan dan dijaga lebih ketat supaya bisa menyesuaikan dengan angkatan 61 kg. Meski demikian, Alamsyah menuturkan bahwa berat badan Eko sekarang ini masih ada dalam titik aman.


"Tidak masalah. Sekarang bobot Eko itu tidak berada di posisi yang tinggi. Jadi kedepan harus jaga makanan dan harus melakukan recovery yang berkualitas," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore