
Angel menempuh lomba berjarak 16,1 kilometer tersebut dengan catatan waktu 27 menit 39.97 detik.
JawaPos.com - Meski memiliki 13 jahitan di lutut kanan, pembalap putri Indonesia, Liontin Evangelina Setiawan, tetap berjuang maksimal pada Kejuaraan Balap Sepeda Jalan Raya Dunia 2017, di Bergen, Norwegia, Senin (18/9). Angel akhirnya finis di posisi ke-41 di nomor Individual Time Trial junior putri.
Angel menempuh lomba berjarak 16,1 kilometer tersebut dengan catatan waktu 27 menit 39.97 detik, terpaut 4 menit 20.25 detik di belakang pembalap Italia, Elena Pirrone, yang menjuarai nomor Individual Time Trial junior putri.
Hasil ini memang tidak terlalu menggembirakan, seperti yang diakui oleh Angel. Tapi, bukan berarti atlet berusia 18 tahun ini tampil setengah-setengah.
“(Hasilnya) memang tidak terlalu memuaskan. Tapi kondisi saya juga tidak maksimal karena dua minggu lalu saya mengalami kecelakaan saat lomba di Prancis. Saat itu, saya terjatuh dan lutut kanan saya menancap di crank rekan setim. Akibatnya, saya harus dirawat dan mendapat 13 jahitan,” kata Angel melalui sambungan telepon.
Kecelakaan itu membuat Angel tak bisa berlatih selama seminggu dan hanya melakukan latihan ringan pada minggu berikutnya, sehingga Angel praktis hanya melakukan persiapan seminggu untuk menghadapi kejuaraan dunia.
Sialnya lagi, Angel sempat tertahan sekitar 16 jam saat transit di Amsterdam dari Swiss. Hal itu membuat putri dari pasangan Henry Setiawan dan Nurhayati ini tak bisa melakukan pengenalan lintasan karena saat dia tiba di Bergen, Minggu (17/9), lomba sudah dimulai.
“Saya tidak menyangka lintasan di sini cukup menantang. Banyak tanjakan patah dan turunannya juga curam. Belum lagi, tadi saat lomba gerimis. Jadi jalannya cukup licin. Itu juga yang membuat saya jadi lebih berhati-hati,” ujarnya.
Perjalanan Angel di Bergen belum usai. Dia masih akan berlomba di nomor Individual Road Race, Jumat (22/9) mendatang.
“Semoga saya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi karena sudah mulai mengenal lintasannya,” ucap Angel berharap.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
