
Lipstik matte
JawaPos.com - Gelombang protes untuk kebijakan yang dinilai antikemanusiaan, yang digulirkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, disuarakan dengan bentuk yang berbeda. Kaum hawa juga bisa memprotes kebijakan 'Zero Tolerance' masalah imigran di Amerika Serikat dengan cara yang unik.
Trump ditentang dunia karena telah memisahkan anak-anak imigran dari orang tuanya. Tentu hal itu menimbulkan trauma. Dengan lipstik seolah menjadi simbol kebijakan tersebut dinilai banci.
Dilansir dari Hollywood Reporter, Kamis (21/6), dunia kecantikan dihebohkan dengan peluncuran kosmetik jenis lipstik matte "F*ck Trump" oleh label Lipslut. Mereka memanfaatkan kekuatan kosmetik untuk melawan kebijakan 'Zero Tolerance' pemerintahan Trump.
Startup yang didirikan oleh tiga mahasiswa pada 2017, meluncurkan penggalangan dana 100 persen dari hasil penjualan lipstik matte "F*ck Trump". Harga yang dibanderol USD 19,95 atau setara hampir Rp 280 ribu. Sumbangan itu untuk membantu keluarga yang terpisah di perbatasan Texas-Meksiko.
Penggalangan dana berlangsung hingga 19 Juli mendatang. Lipslut sebelumnya juga pernah mengumpulkan USD 40 ribu untuk korban Charlottesville atas serangan terhadap pengunjuk rasa kontra-neo-Nazi dan kelompok nasionalis putih pada tahun 2017.
Perusahaan kosmetik ini biasanya menyumbangkan 50 persen dari hasil penjualan ke berbagai badan amal hak sipil dari Planned Parenthood ke ACLU. Hal itu tergantung pada suara pembeli.
Sang Pendiri, Katie Sones mengatakan dia merasa pilu untuk melakukan sesuatu membantu keluarga imigran. “Saya sudah mendengar tentang hal ini selama beberapa hari terakhir, dan saya mendengar audio dari anak yang menangis untuk orang tuanya, dan itu sangat menyedihkan. Saya tahu kami harus melakukan sesuatu, ” kata Sones.
“Saya pikir ini akan menjadi kesempatan sempurna bagi kami untuk mengumpulkan uang lagi. Ini adalah masalah mendesak yang perlu kami bantu," tegas Sones.
Dia mengatakan tujuan utama Lipslut adalah memanfaatkan aktivisme kaum muda. Sehingga anak muda tergerak untuk peduli.
"Saya tahu banyak orang seusia saya sangat peduli dan mereka memiliki semua gairah ini. Banyak anak muda, termasuk saya, mungkin tidak dapat menyumbangkan uang secara langsung, tetapi bisa beli kosmetik untuk berdandan. Hal ini kami manfaatkan," ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
