
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro sempat berbincang dengan sejumlah penumpang KA di stasiun Gubeng Baru, Surabaya.
JawaPos.com - Peristiwa penumpang yang melahirkan di gerbong Kereta Api Kertajaya di Jawa Tengah, Minggu (17/6) kemarin, sempat membuat heboh. Terkait dengan hal itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun akan melakukan pengetatan terhadap penumpang.
Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro tidak menerangkan bagaimana upaya tersebut akan dilaksanakan. Hanya saja, dia mengimbau kepada petugas agar waspada terhadap penumpang yang berpotensi melanggar aturan.
"Sudah jelas bahwa kami punya peraturannya. Bahwa, memang tidak boleh orang (hamil) naik kereta api," kata Edi ditemui wartawan di stasiun Gubeng Baru, Surabaya, Rabu (20/6).
Tak hanya kewaspadaan terhadap kondisi fisik calon penumpang. Edi juga memerintahkan jajarannya agar waspada terhadap barang bawaan calon penumpang.
Beberapa diantaranya yang dilarang lanjutnya, adalah barang bawaan berupa hewan dan bobotnya. Hanya, untuk soal kelebihan bobot, calon penumpang hanya akan dikenakan biaya tambahan.
"Karenanya, saya pesan bagi calon penumpang agar membawa barang yang diperlukan saja," imbau Edi.
Sebelumnya diberitakan, Nuzulul Hikmah, warga Desa Komis, Kabupaten Sampang Madura, Jawa Timur, harus dilarikan ke rumah sakit usai melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan.
Hal itu dilakukan karena, ibu muda berusia 23 tahun itu melahirkan saat tengah dalam perjalanan kereta api (KA) Kertajaya Lebaran Relasi Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi, Minggu (17/6).
Humas PT. KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengatakan, peristiwa ini sempat membuat heboh para penumpang yang ada di dalam gerbong. Lantaran, Nuzulul yang ditemani suaminya Jamil, 31, itu baru merasakan kontraksi kehamilannya saat KA masih dalam perjalanan menuju daerah Kaliwungu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
