
Cawagub Sumut Sihar Sitorus menyapa warga Kota Binjai beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Calon Gubernur (Cagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sihar Sitorus menyatakan, penggunaan Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) Sumatera Utara (Sumut) saat ini lebih dominan digunakan untuk gaji dan belanja pegawai. Menurut Sihar Sitorus, penggunaan APBD yang belum tepat sasaran harus dapat ditekan.
Selain itu, jika dipercaya memimpin Sumut, pihaknya akan melakukan upaya-upaya untuk menambah anggaran untuk kesejahteraan warga.
Wakil Djarot Saiful Hidayat itu mengatakan bahwa, dari sekitar Rp 13 triliun anggaran Sumut, sedikitnya Rp 9 triliun digunakan untuk gaji dan belanja pegawai. Karena itu, menurut Sihar harus ada upaya untuk menekan angka tersebut. Termasuk dengan menertibkan biaya perjalanan dinas yang tidak begitu penting.
"Itu bisa kita lakukan. Contohnya saja dalam kehidupan kita sehari-hari. Seorang suami memberikan uang kepada istri itu bisa kurang. Namun istri yang bijak akan mencukupkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan menghemat dan menambah penghasilan lain. Untuk ini pasti bisa kita lakukan juga," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima pada Selasa (19/6).
Di sisi lain, wakil dari Djarot Saiful Hidayat tersebut juga menambahkan bahwa, untuk operasional kepala daerah juga harus dikurangi. Sehingga dapat memaksimalkan anggaran tersebut, untuk memenuhi kebutuhan warga. Contohnya jika untuk perjalanan dinas, seorang wakil gubernur yang biasanya menggunakan operasional yang begitu tinggi, maka harus ditekan.
"Semisal untuk perjalanan seorang wagub yang harus konvoi dengan banyak mobil, maka saya hanya akan menggunakan tiga mobil. Untuk saya, staf dan tim serta media. Jadi bisa kita tekan," paparnya.
Sihar mengaku bahwa, selain menekan anggaran belanja pegawai, pihaknya juga akan menambah APBD Sumut. Khususnya untuk memenuhi perwujudan seluruh program yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.
"Tidak salah jika meminta dari pemerintah pusat, intinya gunakan dengan baik, gunakan dengan tepat dan jangan curang," tegasnya.
Prinsipnya, menurut Sihar anggaran harus lebih dominan untuk rakyat dan kesejahteraan rakyat. Aparatur pemerintah harus bisa bekerja dengan maksimal dan harus bisa mengelola manajemen pemerintahan dengan baik. "Contohnya jika melakukan perjalanan dinas atau tugas ke luar kota. Maka harus jelas hasil kerja dan peruntukan anggaran juga harus tepat. Tidak boleh ada yang bocor," katanya

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
