Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Juni 2018 | 06.01 WIB

Sejak Jadi Polisi, Kombes Hendro Pandowo Selalu Bertugas Saat Lebaran

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo. - Image

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo.

JawaPos.com - Lebaran salah satu momen yang penting bagi umat muslim di seluruh dunia. Baik untuk merayakan kemenangan setelah berpuasa maupun momen untuk kumpul bersama keluarga besar.


Namun hal tersebut tidak bisa dirasakan semua orang, ada beberapa profesi yang tidak bisa merasakan hangatnya kebersamaan dengan keluarga di rumah. Ini dirasakan oleh anggota kepolisian yang kerap harus bertugas saat profesi lain mendapat jatah libur panjang saat lebaran.


Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan selama menjadi anggota kepolisian dirinya harus disibukkan dengan bertugas mengayomi dan melindungi masyarakat. Tak hanya hari-hari biasa namun setiap libur panjang dan lebaran sekali pun tetap menjalankan tugas negara tersebut.


Bagi kepolisian melalui operasi ketupat lodaya atas nama kemanusiaan, siap mengamankan kegiatan masyarakat baik itu saat arus mudik, malam takbiran, pantau tempat pariwisata hingga arus balik. Menurutnya, makna lebaran merupakan sebagai ibadah. Yakni dengan memberikan pelayanan dan pengamanan dalam melaksanakan aktivitas saat Idul Fitri.


Walaupun begitu, tradisi saat lebaran akan selalu dihadirkan di Mapolrestabes Bandung untuk memberikan rasa suka dan silaturahmi sesama anggota kepolisian.


"Tradisi sudah menyatu dengan kedinasan. Biasanya akan melaksanakan pengamanan pada hari H di masing masing Polsek juga melaksanakn salat Id di Mapolrestabes," kata Hendro di Mapilrestabes Bandung.


Setelah salat Id, tradisi selanjutnya yakni menggelar open house di Mapolrestabes. Semua anggota jajaran Polrestabes Bandung berkumpul terlebih dahulu sebelum melaksanakan tugasnya kembali di pos masing-masing.


"Jadi Ibadahnya ada, tradisinya pun ada. Idul Fitri saling memaafkan. Abis salat kita saling memaafkan, bersalaman. Selain itu kita makan lontong kari yang paling enak sedunia," ujarnya.


Sehingga, walaupun sedang dinas momen dan suasana lebaran pun tetap terasa. Walaupun tanpa keluarga. Bagi seorang pemimpin, Hendro pun tidak bisa berkumpul bersama Istri dan anak-anaknya di rumah.


"Tidak ada mudik, tidak ada libur. Saya selama dinas setiap tahunnya seperti ini, bertugas melayani masyarakat. Namun anak-anak pasti yang datang ke tempat dinas," tuturnya.


Respon anak-anak pun sudah terbiasa setiap lebarannya. Namun kali ini ada anggota keluarganya yakni anak sulungnya tidak bisa berkumpul karena sedang dinas di Kalimantan.


Walauoun sudah tahu kondisinya seperti itu, anak-anak tetap curhat walau sekedar menanyakan pulang atau tidak. "Ya ada (curhatan) walaupun mereka tahu tapi tanya juga. Anak-anak pun tidak nagis karena sudah biasa," ungkapnya.


Namun cukup membuat terharu dan juga bangga bagi seorang ayah. Pasalnya H-4 tepatnya Senin (11/6) lalu, anak bungsunya yang masih berusia 5 tahun mengirimkan sebuah post card ucapan Selamat Idul Fitri 1439 H. Dalam surat rindu tersebut ditulis tangan dan dihias dengan crayon serta kertas karton yang membentuk bunga. Dengan tulisan di cover depan "Oos Sayang Papah" dilanjut dengan isi bertuliskan "Papah, Maafin Oos ya. Pos sayang Papah. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1439 H"


Bahkan, setelah menerima post card tersebut, Hendro sempat mempostingnya di akun instragram pribadinya @Pandowohendro_kapolrestabes. Terlihat memang raut wajahnya sempat sendu karena rindu kepada anak-anaknya. Namun baginya, melayani dan menciptakan rasa aman, nyaman kepada masyarakat Bandung merupakan suatu kebahagian bagi seorang polisi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore