
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Pencurian yang terjadi di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjadi tamparan bagi aparat pemerintah dan penegak hukum. Pasalnya, setiap rumah dinas seharusnya memiliki penjagaan yang lebih ketat.
Tak ingin tinggal diam atas kasus yang terjadi, Sandiaga memastikan bahwa pelaku pencurian di rumah dinasnya itu terekam kamera pengawas atau CCTV. Saat ini, CCTV sudah diserahkan pada pihak yang berwajib.
"Terekam di CCTV orangnya," ujar Sandi saat ditemui di Stasiun LRT Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/6).
Menurutnya, pelaku yang terekam di CCTV merupakan orang yang tidak dikenal. Pencuri terekam dengan menggunakan baju berwarna biru.
"Orangnya pakai baju biru. Tidak kita kenal. Datang dengan seperti itu, walaupun dengan pengamanan yang sudah demikian ketatnya di rumah dinas wakil gubernur," tuturnya.
Sebagai tindak lanjut, CCTV sudah diserahkan untuk memudahkan Kepolisian menangkap pelaku. “Sudah tertangkap juga motornya nomor polisinya juga sudah ada. Kita laporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Sudah kita serahkan ke Polres Jakarta Selatan," tegas dia.
Meski telah terjadi pencurian, Politikus Partai Gerindra itu merasa belum perlu untuk meningkatkan keamanan rumah dinasnya. Dia tidak ingin interaksi dengan masyarakat sekitar terganggu karena pengamanan.
"Nah di sini nanti bagaimana para aparat yang bertugas untuk memberikan pengamanan baik pengamanan dalam maupun luar di instalasi publik seperti rumah dinas tersebut bisa memastikan sisi keamanan kenyamanan yang ada. Tapi juga tidak menjauhkan kami dari interaksi dengan masyarakat," paparnya.
Sebelumnya, kejadian itu menimpa Imam salat yang tengah memimpin ibadah tarawih di rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Jalan Denpasar Raya, Setia Budi, Jakarta Selatan.
Berdasarkan video rekaman CCTV yang beredar di kalangan wartawan, terlihat sejumlah orang yang sedang salat. Mereka diketahui baru saja selesai mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang diadakan Sandiaga pada Selasa (12/6).
Hasil pengecekan polisi, barang yang berhasil dibawa pelaku yakni berupa satu unit iPhone 7S beserta sim card yang terdaftar atas nama Muhammad Nasih.
Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengaku pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. CCTV yang diberikan pelapor akan dijadikan bahan untuk menangkap pelaku. "Masih diselidiki Polsek Setiabudi," singkat Indra.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
