
Ilustrasi Baznas
JawaPos.com - Ramadan 2018 bertepatan dengan tahun politik. Dimana Indonesia akan melangsungkan pesta demokrasi secara serentak pada 27 Juni 2018 mendatang. Namun ada yang harus diingatkan kepada para kandidat haram hukumnya sedekah jadi bahan politisasi agama.
Sekretaris Umum MUI Jabar HM Rafani Akhyar, menegaskan kepada para kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur atau calon pemimpin daerah di Jawa Barat untuk tidak memanfaatkan momentum pembayaran Zakat Fitrah atau sedekah sebagai upaya politisasi agama. Karena akan menghilangkan nilai zakat itu sendiri.
Dengan jelas, hal ini tidak diperbolehkan. Sebab itu namanya politisasi agama. Pasalnya, indikasi ada politisasi agama melalui zakat dan sedekah itu hukumnya jelas tidak bisa.
"Haram seseorang politisasi agama lewat membayar zakat atau sedekah. Zakat niatnya itu jelas untuk semata-mata ibadah, tidak boleh ada niat yang lain, apalagi berkampanye," ungkapnya.
Setiap ibadah apapun bentuk dan besarannya itu tergantung pada niat. Maka, jika niatnya tidak benar atau melenceng maka tindakan berzakat atau sedekah itu tidak bakal mempunyai pahala ibadah.
"Kan rugi, bayar zakat tapi untuk politik biar orang memilih kita. Ingat, itu bakal merusak pahala ibadah, perilaku semacam ini jelas tergolong dalam politisasi agama hukumnya. Jelas haram tidak boleh, hilang nanti nilai ibadahnya," tuturnya.
Pihak MUI Jabar pun mengimbau kepada seluruh pasangan calon untuk meluruskan niat sebelum menyalurkan zakat fitrah dan sedekahnya. Agar tidak menjadi orang yang merugi karena niat ibadahnya melenceng.
"Siapapun paslon hindari berzakat atau sedekah dengan diniatkan untuk dipilih atau politisasi agama. Hindarilah niat-niat kaya gitu, jauhkanlah, hapus dalam memori. Menyalurkan zakat itu harus lillahi ta'ala murni untuk ibadah," pungkasnya

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
