Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Juni 2018 | 13.00 WIB

Rindu Kumpul Bersama Keluarga di Kampung Halaman

Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Daerah Riau, Marsma TNI Rakhman Haryad - Image

Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Daerah Riau, Marsma TNI Rakhman Haryad

JawaPos.com - Bagi seorang abdi negara menjalankan tugas negara adalah hal yang paling utama. Tak jarang mereka harus mengenyampingkan kepentingan keluarga demi tugas yang telah diamanahkan dipundak mereka. Itulah salah satu prinsip dari Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Daerah Riau, Marsma TNI Rakhman Haryadi.

Kesempatan menikmati momen kumpul bareng keluarga besar saat lebaran Idul Fitri di kampung halamannya, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, adalah satu hal yang langka baginya. "Ya bagaimana mau pulang ke kampung karena setiap lebaran itu harus bekerja. Pastinya pengen balik ke kampung halaman," ujar Rakhman jebolan TNI AU, Selasa (12/6).

Rakhman mengaku, selama menjadi tentara dirinya jarang sekali kembali ke tanah kelahirannya itu. Jika kembali kesana pun, beberapa hari setelah lebaran. "Ya setelah tugas selesai dan ada waktu luang sedikit baru kembali. Itupun hanya dua atau tiga hari saja. Karena kalau lama-lama kan masih ada tugas yang menunggu," tuturnya yang baru tujuh bulan menjabat sebagai Kabinda Riau.

Jika berada di kampung, hal yang paling disukai Rakhman adalah masakan sang ibunda. Ia mengaku tak ada masakan favorit, semua yang dimasak oleh ibunya adalah yang paling terlezat menurutnya. "Yang namanya anak pasti senang dan suka dengan masakan ibunya. Ya apapun itu yang dimasak," ucap mantan Staf Khusus Kasau ini.

Dalam waktu singkat itu, Rakhman akan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Tentunya dengan berbincang dengan keluarga, bernostalgia dengan teman-teman semasa sekolah. Ia juga sering memetik kopi yang ada di sekitar rumahnya.

"Iya saya suka petik kopi. Kemudian saya olah sendiri supaya bisa diminum. Setiap balik dari kampung saya selalu bawa kopi itu. Karena cita rasa dan aromanya berbeda. Apalagi kalau diolah sendiri," tambahnya.

Kepiawaiannya mengolah kopi sudah didapatnya sejak remaja. Itu lantaran orang tuanya dahulu merupakan petani kopi.
Pada lebaran Idul Fitri 1439 H atau tahun ini, cerita kampung halaman itu pun terpaksa dipendam Rakhman dalam-dalam. Sebab, ia diharuskan menetap di Riau. "Jadi istri dan tiga anak saya yang datang kesini. Mereka dari Jakarta," tuturnya.


Saat lebaran pun, Rakhman tak ada permintaan khusus kepada sang istri untuk dimasakkan makanan apa. "Apa saja yang dimasak istri saya makan. Karena saya gak milih-milih soal makanan," jelasnya.


Untuk makanan wajib yang tersedia saat lebaran di keluarga Rakhman seperti ketupat, opor ayam, rendang, dan lainnya. Begitu juga dengan kue kering. Biasanya beberapa hari menjelang lebaran, apabila ada waktu luang Rakhman bahkan ikut membantu istri membuat kue kering.


"Iya sering bantu kalau dulu-dulu. Karena kalau dulu saat sedang kurang kita suka masak sendiri kuenya. Saya sering bantu istri. Tapi karena sekarang udah sama-sama sibuk, makanya dibeli aja lagi," pungkasnya.

Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore