
Yahoo. (Pixabay)
JawaPos.com – Setelah berkiprah 20 tahun menemani warganet untuk berbagi pesan, akhirnya Yahoo Messenger alias YM menemukan titik nadir. Boleh dibilang, platform media sosial (medsos) yang populer di kalangan generasi 80-an itu akhirnya disuntik mati.
Pengumuman ditutupnya platform tersebut disampaikan langsung pihak Yahoo dalam situs resminya. Sebagaimana yang dilansir JawaPos.com dari laman DailyMail, Minggu (10/6), Yahoo beralasan bahwa YM sudah tidak lagi sejalan dengan gaya komunikasi orang.
"Kami paham, kami memiliki banyak pengguna setia yang memakai Yahoo Messenger. Sejak awal kemunculannya YM sebagai salah satu aplikasi mengobrol pertama. Lingkup komunikasi senantiasa berubah. Kami akan fokus membangun dan mengenalkan perangkat komunikasi terbaru dan menyenangkan yang lebih cocok pada kebutuhan konsumen," kata Yahoo.
Terhitung dari 17 Juli 2018 mendatang, Yahoo Messenger tidak akan lagi bisa digunakan. Terkait hal itu, Yahoo meminta pengguna untuk langsung menghapus aplikasinya baik di perangkat komputer maupun smartphone mereka.
Terkait penutupan YM, Yahoo hingga saat ini belum menemukan penggantinya. Warganet diarahkan untuk menggunakan layanan yang masih dalam naungan Squirel.
Squirel kurang lebih sama seperti Yahoo Messenger dan aplikasi berkirim pesan lainnya. Aplikasi chatting itu akan berbasis fitur invitasi untuk bertemu dengan teman baru atau mengajak kawan lama masuk ke dalam obrolan.
Sayangnya, hingga kini Squirel masih dalam proses pengujian lebih lanjut. Hingga waktu yang belum ditentukan, Squirel masih akan menjadi aplikasi Beta yang belum 100 persen sempurna untuk digunakan user.
Diketahui YM pertama pertama dirilis pada 9 Maret 1998 silam. Sejak saat itu, YM menjadi salah satu platform chatting wajib yang digunakan oleh anak muda kelahiran 80-an. Hingga belakangan akibat gempuran aplikasi lain yang lebih canggih, Yahoo resmi mengumumkan bahwa aplikasi yang ikonik dengan logo emoticon tertawa itu akan diberhentikan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
