
Menu berserat, berlemak dan makanan berat lain membuat pencernaan bekerja keras, sehingga menjadi mudah mengantuk.
JawaPos.com - Perjalanan mudik itu melelahkan, Bro. Apalgi ketika kondisi jalan macet berbonus cuaca panas terik. Nah, kebugaran fisik menjadi salah satu faktor penting. Banyak kecelakan dilatarbelakangi oleh stamina pengemudi yang tidak vit.
Sama seperti mesin mobil yang butuh asupan bahan bakar sesuai agar dapat mencapai performa bagus. Tubuh Anda pun butuh pasokan makanan bergizi agar bisa tetap vit selama mengemudi. Terutama ketika menempuh jarak jauh. Tak hanya sekadar minuman berenergi sebagai dopping yang bersifat sementara dan berdampak tidak baik bagi kesehatan.
Pembalap papan atas pun menyantap diet khusus agar mereka bisa tampil prima saat mengendarai kendaraan mereka. Memang belum ada standar baku penentu mutu makanan yang harus dikonsumsi oleh pengemudi. Namun sudah banyak bukti ilmiah mengungkap bahwa kualitas makanan berpengaruh terhadap kinerja otak.
Seperti yang dilansir dari autoevolution, pengemudi wajib memiliki reflek yang cepat. Kondisi seperti itu mensyaratkan kinerja otak yang bagus. Nah, supaya kinerja otak bisa bekerja maksimal, dibutuhkan tiga kelompok nutrisi utama. Yakni, protein, lemak, dan karbohidrat.
Protein adalah komponen terpenting yang harus dipenuhi dalam menu santapan seorang driver. Protein berfungsi sebagai komponen utama pembangun sistem syaraf (neurotrasnmiter). Pada dasarnya organ tersebut bertugas mengirimkan sinyal menuju otak. Dengan demikian, otak membutuhkan asupan protein yang cukup agar Anda bisa tetap dalam kondisi kewaspadaan yang prima. Sehingga mampu memberikan respon yang cepat saat mengendarai mobil berkecepatan tinggi.
Menu kaya protein diantaranya yaitu daging, ikan, telur dan berbagai olahan susu. Pilihan menu lain yaitu biji-bijian, sayuran, dan kacang-kacangan. Menu-menu tersebut berkhasiat mendongkrak kemampuan konsentrasi dan daya fokus yang Anda miliki
Kelompok gizi penting bagi pengemudi berikutnya yaitu lemak. Beberapa golongan lemak memang berbahaya bagi arteri dan jantung serta tidak baik bagi kesehatan. Namun beberapa lemak lain penting dan dibutuhkan untuk mendongkrak kinerja otak. Di antaranya yaitu lemak Omega-3, lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Ketiga jenis lemak tersebut menjadi unsur utama penyusun membran neuronal dan myelin yang penting bagi sistem syaraf. Anda dapat menemukan asam lemak Omega-3 dalam minyak ikan, dan minyak kuning telur.
Sementara itu, karbohidrat memegang peran penting bagi kinerja otak. Yaitu sebagai sumber tenaga atau bahan bakar bagi neuron. Karbohidrat yang bagus yaitu berasal dari produk biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Karbohidrat yang bersumber dari gula tidak disarankan bagi pengemudi.
Makanya jangan hanya minum kopi dan minuman dopping yang lain. Santapan bergizi itu wajib sebelum mengemudikan mobil jarak jauh.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
