
FOTO BERSAMA: Tsabita Ratu Khairunnia,15, siswi SMP Muhammadiyah PK Surakarta saat berfoto bersama orang tua.
JawaPos.com - Cantik dan cerdas, itulah kesan pertama saat melihat sosok Tsabita Ratu Khairunnia. Bagaimana tidak, dara manis kelahiran 25 Juli 2003 ini mampu meraih nilai tertinggi untuk hasil UN tingkat SMP.
Tidak hanya itu, Bita begitu ia biasa dipanggil juga meraih posisi ketiga paralel untuk tingkat Kota Surakarta berdasarkan nilai rapor selama belajar di kelas 9. Bita mempunyai nilai 381 dan rata-rata mencapai 95,25.
Hasil ini diketahui saat dirinya mengambil nilai UN di SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Solo, Jumat (8/6). Bita yang didampingi orang tuanya juga mengaku tidak menyangka jika dirinya memperoleh hasil yang begitu memuaskan.
"Saya juga kaget saat melihat hasil nilai UN yang diumumkan oleh pihak sekolah, dan ternyata saya memperoleh nilai tertinggi," ungkapnya bangga.
Bita mengatakan, bahwa hasil yang diperolehnya ini memang didapatkan dengan penuh perjuangan. Selama ini, Bita melakukan persiapan yang sangat matang untuk mengikuti UN yang diadakan dengan berbasis komputer.
Persiapan yang dilakukannya yakni mengikuti berbagai pelatihan dan juga metode untuk mendapatkan hasil terbaik. Seperti rolling class mapel UN, Tes To Succes, tray in per bulan dan juga try out.
Semua persiapan dan pelatihan ini diikuti dengan begitu tekunnya. Bahkan dirinya pun rela berangkat lebih pagi untuk mendapatkan tambahan materi yang diberikan oleh sekolah. Dan saat sore hari, Bita juga masih belajar untuk persiapan UN.
"Kalau persiapannya sudah saya lakukan jauh-jauh hari, beberapa pelatihan juga sudah saya ikuti untuk mendapatkan hasil terbaik," ungkapnya.
Kecerdasan Bita tidak hanya pada ilmu formal saja. Bita juga mahir dalam membaca kitab suci Alquran. Ini terlihat dari raihan prestasinya yakni mampu meraih juara lomba MTQ tingkat Kota Surakarta.
Prestasi ini berlanjut di tingkat provinsi dengan raihan juara harapan 1 untuk cabang tartil. Raihan ini tentunya tidak saja membuat Bita bangga, tetapi sang ibu Siti Nurrohmah Wibawati dan Rony Arpinto sangat bangga.
Ibu Bita yang akrab disapat Atik mengatakan, bahwa selama ini selain rajin mengaji Bita juga rajin membantu orang tua. "Setiap selesai salat Magrib Bita sering meluangkan waktu untuk mengaji antara 5 sampai 15 menit," ucapnya.
Sementara itu, Humas SMP Muhammadiyah PK, Surakarta, Aryanto mengatakan, bahwa sosok Bita memang memiliki perilaku yang baik. Termasuk juga dalam hal sosialisasi dengan teman-temannya di sekolah. Bita selama ini dikenal sebagai sosok yang rajin dan tekun untuk belajar. "Dengan raihan ini kami sangat bangga, saya berharap ini bisa menjadi contoh untuk teman-temannya," tandas Aryanto.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
