
Pesawat TNI AU ketika bermanuver di udara.
JawaPos.com - Rencana pembelian pesawat hercules baru oleh TNI Angkatan Udara (AU) dipertanyakan oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Menurutnya penambahan Alat Utama Sistem Senjata (alutsista) harus melihat hakikatnya.
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengungkapkan, pihaknya akan meninjau ulang kebutuhan terhadap alutsista di tingkat TNI AU. Sebab pembelian alutsista harus sesuai dengan hakekat ancaman yang sedang terjadi Indonesia.
"Saya prinsipnya kalau (TNI AU) ada maunya saya lihat dulu karena apa. Hakekat ancaman itu menteri pertahanan yang tentukan," ujar Ryamizard di Kantor Kemenhan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).
Sebagaimana diketahui TNI AU berencana membeli pesawat hercules. Rencananya tersebut dimasukan ke dalam Rencana Strategis (Renstra) ketiga.
Saat ini dikabarkan ada 3 jenis tipe Hercules yang tengah dibahas, yakni tipe J, Antonov, dan Airbus. Dilihat tipe-tipe tersebut, TNI AU diperkirakan akan menjatuhkan pilihan kepada tipe C-130J.
Lebih jauh dikatakan mantan Kepala Staf Angakatan Darat (KSAD) itu, hakekat ancaman ini menjadi hal krusial. Karena jika pembelian alutsista tidak disesuaikan dengan faktor tersebut, maka hanya akan berdampak kepada pemborosan anggaran negara.
"Hakekat ancaman itu tentara harus gimana, alutistanya gimana. Nah itu kan di situ bukan ngawur-ngawur (menghambur-hamburkan-Red) aja. Beli segala macam harus disesuaikan jadi efektif dan efesien," tegasnya rada mempertanyakan.
Purnawirawan tentara matra darat AD itu mengatakan bahwa saat ini TNI AU juga masih memiliki cukup banyak pesawat jenis hercules, walaupun kondisinya bekas tapi masih layak pakai.
"Kita juga cukup banyak punya (pesawat) bekas dan lama. Ya ada lah 5 sampai 6 (pesawat) yang baru," imbuh Ryamizard.
Di sisi lain Ryamizard lebih menyoroti aksi terorisme terjadi di Indonesia belakangan ini. Dia berpendapat, tindakan terorisme itu sangat membutuhkan perhatian khusus untuk segera diselesaikan. Maka segala jenis perlengkapan terkait pelacakan teroris juga harus dilengkapi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
