Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Juni 2018 | 22.10 WIB

Baru, Emirates Airlines Kembangkan Pesawat Berjendela Virtual

Presiden Emirates Airlines Sir Tim Clark mengatakan, gambar buatan dengan teknologi sebagai pengganti jendela asli tersebut lebih baik daripada melihat langsung dengan mata secara alami - Image

Presiden Emirates Airlines Sir Tim Clark mengatakan, gambar buatan dengan teknologi sebagai pengganti jendela asli tersebut lebih baik daripada melihat langsung dengan mata secara alami

JawaPos.com - Teknologi semakin berkembang, kini giliran pesawat milik Emirates Airlines yang membuat terobosan baru. Pesawat dengan jendela virtual pertama ini digadang-gadang akan menjadi pembuka jalan bagi rencana pesawat tanpa jendela di masa depan.


Emirates Airline meluncurkan suites kelas satu terbaru yang menampilkan jendela virtual di pesawat mereka. Alih-alih melihat langsung pemandangan ke luar, kini penumpang dapat melihat melalui gambar yang diproyeksikan dari luar pesawat menggunakan kamera serat optik.


Maskapai penerbangan tersebut mengatakan, mereka membuka jalan untuk rencana menghapus jendela dari pesawat di masa depan. Alasannya agar pesawat menjadi lebih ringan dan dapat melaju lebih cepat.


Presiden Emirates Airlines Sir Tim Clark mengatakan, gambar buatan dengan teknologi sebagai pengganti jendela asli tersebut lebih baik daripada melihat langsung dengan mata secara alami. "Jendela-jendela virtual dapat ditemukan di kabin kelas satu pesawat Boeing 777-300ER terbaru milik Emirates Airlines."


Tim mengungkapkan, tujuan utamanya adalah memiliki pesawat tidak berjendela sama sekali.
"Bayangkan sekarang saat sebuah pesawat yang kamu naiki tanpa jendela, namun ketika masuk ke dalam ada jendela di sana. Sekarang kamu memiliki satu pesawat yang tidak memiliki kelemahan struktural karena jendela."


Pesawat, ujar dia, menjadi lebih ringan, bisa terbang lebih cepat. Otomatis hanya membutuhkan sedikit bahan bakar dan bisa terbang lebih tinggi.


Namun rencana menggunakan jendela virtual dengan kamera serat optik tidak sepenuhnya disetujui dari pihak-pihak terkait. Pakar Keamanan Penerbangan Profesor Graham Braithwaite dari Cranfield University mengatakan, awak kabin harus bisa melihat di luar pesawat jika terjadi keadaan darurat, seperti dilansir BBC, Rabu (6/6).


Menurutnya, melihat keadaan di luar pesawat dalam keadaan darurat sangat penting. Terutama jika evakuasi darurat harus dilakukan.


"Pramugari perlu memeriksa kondisi di luar pesawat bila berada dalam keadaan darurat, misalnya saat kebakaran. Sebelum membuka pintu dan memulai evakuasi, hal tersebut tidak mudah disertifikasi oleh regulator keamanan penerbangan," tambah Braithwaite.



Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore