
Gelandang Inter Milan, Joao Mario.
JawaPos.com - Inter Milan sepertinya tak perlu membawa pulang Joao Mario di musim 2018-2019. Saat ini gelandang kebangsaan Portugal tersebut sudah menyatakan penolakannya untuk bermain lagi di skuad I Nerazzurri.
Joao Mario bergabung ke Inter di musim panas 2016 lalu. Dirinya direkrut dari Sporting CP dengan biaya transfer cukup mahal yakni 40 juta euro. Namun Joao Mario secara perlahan tersingkir dari starting XI Inter. Hingga pada akhirnya, ia dilepas dengan status pinjaman ke West Ham United di bursa transfer Januari 2018.
"Saya tak mau kesana lagi. Tak ada motivasi untuk bermain di sana. Pengalaman saya di sana sudah berakhir," tegas sang pemain yang dikutip dari Football Italia.
"Saya tidak kecewa dengan Inter. Satu setengah musim di sana saya kira sudah cukup. Saya tegaskan untuk tidak kembali ke Inter. Saya merasa sudah disingkirkan dari proyek yang tampaknya mulai berjalan. Saya tak mau seperti itu. Situasinya terlalu buruk," jelas Joao Mario.
Menurutnya situasi di Inter sudah tidak beres sejak pertama kali ia datang. Klub yang berasal dari kota mode Italia itu sering gonta-ganti pelatih mulai dari Roberto Mancini, Franck De Boer, Stefano Pioli, hingga yang sekarang Luciano Spalletti. Menurut Joao Mario, keputusan tersebut membawa kebingungan untuk sejumlah pemain.
"Kondisi internal tim membuat pemain baru seperti saya dan Gabigol (Gabriel Barbosa) menjadi bingung. Saya tidak mengada-ada, jelas ada kekacauan di dalam tim. Itu menjadi salah satu alasan kenapa saya sulit mengembangkan kemampuan," ungkap Joao Mario.
"Siapa yang harus disalahkan? Semuanya. Mungkin lingkungan sepak bola Italia tidak cocok buat saya. Tidak ada gunanya kembali ke sana walaupun kontrak saya masih tersisa hingga 2021. Kami harus secepatnya mencari solusi. bahkan kalau bisa sebelum Piala Dunia 2018 bergulir," tuturnya.
Di West Ham, Joao Mario dapat mencatatkan 14 penampilan. Ke depannya ia lebih memilih bertahan dengan skuad The Hammers, pindah ke klub lain di Liga Primer Inggris, atau hijrah ke kompetisi La Liga Spanyol.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
