Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Juni 2018 | 20.50 WIB

Jamaah Haji 3 Provinsi Tempati Hotel Terdekat Dengan Masjidilharam

Jamaah dari tujuh kloter mendapat pemondokan dekat dengna Masjdilharam saat musim haji tahun ini. - Image

Jamaah dari tujuh kloter mendapat pemondokan dekat dengna Masjdilharam saat musim haji tahun ini.

JawaPos.com - Pada musim haji 1439 H nantinya, pemondokan atau hotel jamaah haji akan disebar di beberapa titik. Khusus untuk jamaah dari embarkasi Surabaya akan menempati hotel terdekat dengan Masjidilharam.


Penempatan jamaah haji di pemondokan didapatkan setelah dilakukannya sistem qur'ah (pengundian). Berlangsung dari Rabu lalu (30/5) hingga kemarin siang (1/6), baru hasil pengundian pemondokan di Makkah yang diumumkan.


Hasilnya, hanya ada tujuh kloter jamaah haji embarkasi Surabaya yang akan menempati hotel dengan jarak terdekat ke Masjidilharam.


Sesuai data yang dipaparkan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Sri Ilham Lubis, pemondokan di Makkah terbagi dalam tujuh wilayah. "Yakni, Aziziyah, Mahbas Jin, Misfalah, Jarwal, Syisyah, Raudhah, dan Re'i Bakhsy," katanya.


Pembagian tersebut berdasar pada jarak pemondokan ke Masjidilharam. Dari tujuh wilayah tersebut, jarak terdekat ke Masjidilharam adalah pemondokan atau hotel di wilayah Re'i Bakhsy. Jaraknya hanya 708 meter sampai 1,9 kilometer. Di wilayah tersebut terdapat 15 hotel dengan total kapasitas 13.314 jamaah.


Lokasi terjauh dari Masjidilharam adalah pemondokan di wilayah Aziziyah. Jaraknya 2,6 km sampai 4,3 km. Di sana terdapat 19 hotel dengan kapasitas total 23.420 jamaah.


Nah, juga ada total tujuh kloter haji embarkasi Surabaya yang ditempatkan di lokasi terjauh itu. Embarkasi Surabaya terdiri atas jamaah asal Jatim, Bali, dan NTT.


Jika dilihat data hasil qur'ah, mayoritas jamaah haji embarkasi Surabaya akan berada di hotel-hotel wilayah Raudhah yang berjarak 1,8 km sampai 3,5 km dari Masjidilharam. Total ada 15 kloter yang akan menginap di 29 hotel di kawasan tersebut.


Jamaah yang lokasi pemondokannya berjarak lebih dari 1,5 km dari Masjidilharam akan dilayani angkutan bus khusus. Fasilitas itu diberi nama layanan bus sholawat.


"Qur'ah ditetapkan sebagai mekanisme untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkeadilan kepada jamaah haji, terutama saat di Makkah. Untuk penempatan di Madinah, akan disesuaikan dengan kedatangan jamaah," kata Sri Ilham.


Hasil qur'ah itu, lanjut Sri Ilham, akan disosialisasikan kepada jamaah, baik melalui Kanwil Kemenag Provinsi maupun website Kemenag. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore