Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 Juni 2018 | 00.50 WIB

Unsyiah Targetkan Miliki 200 Orang Guru Besar

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengukuhkan empat guru besar melalui Rapat Senat Terbuka di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Aceh. - Image

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengukuhkan empat guru besar melalui Rapat Senat Terbuka di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Aceh.

JawaPos.com - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menargetkan memiliki 200 orang guru besar. Target itu, merupakan salah satu upaya meningkatkan kualitas kampus tersebut. Dengan begitu, Unsiyah akan menjadi salah satu kampus yang diperhitungkan di Indoensia.


Rektor Unsyiah Samsul Rizal mengatakan, dirinya optimis akan hal itu. Karena, dibandingkan dengan tahun lalu, laju pertambahan jumlah guru besar lumayan baik di tahun 2018. Sebab jumlah guru besar yang dikukuhkan pada periode pertama sama.


“Jika laju pertambahan ini bisa kita pertahankan atau bahkan ditingkatkan lagi, maka Insha Allah, harapan besar kita untuk memiliki dua ratus orang guru besar di Unsyiah akan segera terealisasi,” kata Samsul dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat (1/6).


Saat ini, Unsyiah telah memiliki 53 orang guru besar. Unsiyah pun baru saja mendapat tambahan empat orang guru besar. Kehadiran empat orang guru besar itu pun mendapatkan apresiasi dari Rektor Unsiyah.


Samsul sangat mengapresiasi kepakaran keempat guru besar Unsyiah yang baru. Misalnya kepakaran yang dimiliki Ahmad Humam Hamid di bidang Ilmu Sosiologi Pedesaan. Menurutnya, ini sangat diperlukan untuk menyelami lebih dalam tentang dampak perubahan iklim global terhadap ketahanan dan adaptasi masyarakat di pedesaan.


Fenomena perubahan iklim global menjadi sangat relevan kaitannya dengan masyarakat pedesaan. Ketergantungan hidup penduduk pedesaan pada pertanian dan sumber daya alam lainnya, membuat mereka sangat tergantung dan sensitif terhadap perubahan iklim


“Oleh karena itu, kepakaran Ahmad Humam Hamid, sangat dibutuhkan untuk mencari alternatif solusi terhadap permasalahan tersebut,” ujarnya.


Tak hanya Ahmad Humam Hamid sambungnya, kemampuan Maimun Syukri di bidang nefrologi dan hipertensi akan memberi warna positif dalam bidang kajian ini. Sebab, salah satu klaim paling besar di Indonesia dalam mengatasi masalah kesehatan, yaitu dari penyakit gagal ginjal kronik.


"Penyebab penyakit ini sangat didominasi oleh infeksi. Namun seiring perkembangan zaman, jumlah gagal ginjal kronik akibat diabetes dan hipertensi semakin meningkat, sehingga diperlukan upaya khusus untuk mengatasi masalah tersebut," terang dia.


Kepakaran Maimun Syukri akan memberi kontribusi signifikan dalam berbagai studi epidemiologi dan penelitian preventif untuk penyakit kronis tersebut.


Sementara dua guru besar lain lanjutnya, juga memiliki peluang besar untuk berkontribusi dalam berbagai permasalahan saat ini. Indonesia dikenal memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Terutama biomasa dari bidang pertanian, membuka peluang besar untuk kepakaran Kimia Organik dari Sri Aprilia.


"Khususnya pada penelitian dalam pengembangan material polimer sebagai polimer bionanokomposit yang berbasis biomasa masih sangat dibutuhkan di Indonesia. Terutama untuk memanfaatkan limbah-limbah pertanian yang tidak memiliki nilai ekonomis sama sekali," tuturnya.


Menurutnya, limbah-limbah padat pertanian ini yang memiliki kandungan lignoselulosa dan serat, dapat diolah menjadi bahan yang mempunyai nilai tambah sebagai bahan penguat pada polimer komposit. Terutama dalam mengantikan bahan-bahan yang berbasis minyak bumi dan gas alam yang semakin menipis ketersediaannya.


“Maka kepakaran yang dimiliki oleh Sri Aprilia sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan dan mendukung penelitian ini,” pungkasnya.


Lebih jauh Samsul menjabarkan, di sisi lain, aplikasi dan pengembangan teknik spektroskopi plasma laser yang digeluti Syahrun Nur Madjid akan sangat berpotensi untuk mendukung riset bionanokomposit dan berbagai riset bidang material lainnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore