
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto (kanan) didampingi Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Tinton Yudha Riambodo saat berada di ruang jenazah RSUD dr. Seotomo, Rabu siang (30/5).
JawaPos.com - Delapan jenazah korban kebakaran rumah kos Kebalen Kulon II/ 9 Surabaya masih berusaha diidentifikasi. Hingga Rabu siang (30/5), belum ada satupun jenazah yang bisa diserahkan kepada keluarga.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto yang mendatangi Ruang Jenazah RSUD dr. Soetomo memaparkan, sampai pukul 13.30 WIB, tim Disaster Victim Identification (DVI) masih berdiskusi dengan dokter forensik.
"Semoga proses ini cepat selesai. Ini penting dilakukan agar jenazah tidak tertukar saat diserahkan kepada keluarga," jelas Agus kepada wartawan.
Polisi sebenarnya sudah mendapatkan identitas, baik korban yang tewas maupun yang selamat. Data tersebut dikumpulkan dari keterangan para saksi dan pemilik kos. Pengumpulan data dilakukan sejak Selasa malam (29/5).
Informasi yang didapat Agus, dua jenazah sudah bisa dikenali. Namun pihaknya masih menunggu sampai proses identifikasi benar-benar tuntas. "Nanti yang menyampaikan Tim DVI. Sampai saat ini tidak ada kendala, semua data terkumpul tinggal diskusi saja," tambah mantan Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya itu.
Polisi dengan dua melati di pundak itu mengatakan, terkait dengan data para korban yang dikumpulkan dari saksi-saksi sudah diserahkan ke Polda Jatim. Ada 12 korban yang selamat dalam peristiwa itu. Di antara para penghuni yang selamat, empat orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan sisanya sedang tidak berada di rumah kos saat kebakaran terjadi.
Berikut data para korban kebakaran rumah kos Kebalen Kulon II/9 Surabaya:
Lantai 1
Kamar 1
1. Ridwan, 37, laki-laki (Selamat)
2. Ramadhoni, 15, laki-laki (Selamat)
3. Adit Maulana, 7, laki-laki (Selamat)
Kamar 2
1. Choirul Anam, 29, laki-laki (Selamat)
2. Noviyanti, 28, perempuan (Meninggal Dunia)
3. Dita, 2, laki-laki (Meninggal Dunia)
Lantai 2
Kamar 3
1. Retno, 33, perempuan (Trauma dan terkilir)
2. Starla, 11 bulan, perempuan (Luka melepuh di kaki dan telinga)
3. Bayu, 29, laki-laki (Selamat)
4. Reva, 10, perempuan (Selamat)
5. Ega, 6, Laki-laki (Selamat)
Kamar 4
1. Sugeng Setiadi, 31, Laki-laki (Luka patah tangan terbuka siku kiri)
2. Sri Fatmawati, 21, Perempuan (Luka lecet tangan kanan. Hamil 7 bulan, Janin dalam kondisi sehat)
Kamar 5
1. Dedit Prasetyo, 30 , laki-laki (Selamat)
2. Tina Rismayanti, 30, perempuan (Meninggal Dunia)
3. Bintang, 3 bulan, laki-laki (Meninggal Dunia)
Kamar 6
1. Yanti, 39 , perempuan (Meninggal Dunia)
2. Aan, 35 , laki-laki (Meninggal Dunia)
3. Prabowo, 8 , laki-laki (Meninggal Dunia)
4. Prasetya atau Sen-sen, 6, laki-laki (Meninggal Dunia)
*Sumber: Bidhumas Polda Jatim

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
