
Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi
JawaPos.com - Ribuan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) tercecer di Jalan Raya, tepat di simpang Salabenda, Desa Parakansalak, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, kemarin. Kartu tersebut jatuh dari truk terbuka yang mengangkutnya.
Dari pengakuan warga sekitar, e-KTP yang dikemas menggunakan dus mi instan itu terdapat tulisan Pemerintah Sumatera Selatan. Sementara truk dengan bak terbuka tersebut datang dari arah Jalan Raya Yasmin-Salabenda, Kota Bogor menuju Jalan Raya Parung-Bogor.
Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi yang mengetahui hal itu merasa ada keanehan dalam pengiriman e-KTP tersebut. "Alamat di e-KTP Sumsel, kenapa bisa nyasar dan numpuk di Bogor? Kalau alasannya dicetak, bukankah e-KTP bisa dicetak di Sumsel?" katanya kepada wartawan, Minggu (27/5).
Dia khawatir, e-KTP dalam jumlah besar tersebut digunakan untuk kepentingan politik. Apalagi dalam waktu dekat banyak momen politik yang akan dihadapi seperti Pilkada 2018, Pileg dan Pilres 2019.
"Sekarang mendekati momen politik jangan sampai e-KTP tersebut menjadi komoditas untuk menguntungkan ataupun menjatuhkan salah satu kelompok," tegas pria yang akrab disapa Awiek itu.
Karenanya, Wasekjen DPP PPP itu meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelidiki asal usul e-KTP yang berceceran di pinggir jalan tersebut. "Kemendagri harus melakukan pengecekan apakah e-KTP itu asli atau palsu. Jangan sampai Kemendagri kecolongan dan hangan sampai terjadi penyalahgunaan terhadap e-KTP," pungkas mantan wartawan itu.
Sementara itu, Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengaku e-KTP yang jatuh itu statusnya rusak. "KTP-el yang tercecer tersebut adakah KTP-el rusak atau invalid," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (27/5).
Dari hasil penelusuran Sekjen Dukcapil I Gede Suratha, e-KTP rusak itu diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor. Jumlah E-KTP yang dibawa ke Semplak itu sebanyak 1 dus dan 1/4 karung.
"Jumlahnya kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya," jelas Zudan.
Saat ini permasalahan tercecernya sejumlah e-KTP di jalan, telah ditangani Polres Bogor. "Rencananya pagi ini beberapa staf yang mengawal barang tersebut dan sopir akan diminta keterangan," pungkas Zudan.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
