Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Mei 2018 | 15.20 WIB

Ini Alasan Pemerintah Buka Keran Impor Beras 500 Ribu Ton Tahap Kedua

ilustrasi. pemerintah kembali impor beras 500 ribu ton. - Image

ilustrasi. pemerintah kembali impor beras 500 ribu ton.

JawaPos.com - Pemerintah kembali mengimpor beras sebesar 500 ribu ton. Jumlah impor yang kedua ini sama persis dengan tahap pertama.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, impor yang kedua dilakukan lantaran stok beras dalam negeri sangat kekurangan. Sehingga, alasan untuk menolak impor tidak bisa direalisasikan.

"Bahwa suplainya memang kurang. Kalau seandainya tidak ada impor waktu itu kan ada shortage (kekurangan), tetapi sekarang jumlah stok bulog ada 1,2 juta ton, 600 ribu ton lebih itu adalah eks impor. Jadi sebenarnya kalau tanpa impor, maka jumlah cadangan beras di bulog jadi dibawah 1 juta ton. Itulah dasar kenapa kita harus impor," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (24/5)

Selain itu, Enggar juga enggan disebut impor yang kedua sebagai penambahan. Pasalnya, pemerintah sudah jauh-jauh hari menandatangani kesepakatan impor beras.

"Impor Itu bukan penambahan kok. Itu ada, itu sudah diputuskan dalam rakortas. Keputusan dipimpin oleh pak Menko, dihadiri oleh pak Menko, Kementan, dihadiri dirut Bulog dan juga BUMN dan saya disepakati diputuskan untuk menugaskan kepada Bulog untuk impor. Sudah impor," jelasnya.

Menurutnya, impor beras 500 ribu ton tersebut sebagai sebuah antisipasi jika terjadi kekurangan pasokan. "Impornya untuk pasar atau cadangan bulog? Ya kalau kurang kita jual, kalau lebih kita tahan, begitu saja," pungkasnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore