
Ilustrasi Memasuki periode emas (Freepik)
JawaPos.com - Dalam tradisi Primbon Jawa, weton tidak hanya digunakan sebagai penanda hari kelahiran, tetapi juga dipercaya dapat menggambarkan karakter, perjalanan hidup, hingga siklus keberuntungan seseorang.
Berbagai perhitungan dalam Primbon telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa sebagai bentuk warisan leluhur yang masih dikenal hingga sekarang.
Salah satu perhitungan yang cukup populer adalah Pal Srigati, yaitu metode yang menghubungkan nilai neptu dengan fase kehidupan, termasuk masa ketika seseorang dipercaya mengalami peningkatan rezeki.
Perhitungan tersebut menggambarkan naik turunnya keberuntungan berdasarkan rentang usia tertentu.
Menurut kepercayaan dalam Primbon Jawa, terdapat beberapa weton yang diprediksi memasuki periode emas pada usia 50 hingga 70 tahun.
Perlu dipahami bahwa pembahasan ini merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa sehingga tidak dapat dijadikan sebagai kepastian.
Selasa Wage menjadi satu-satunya weton dengan jumlah neptu 7.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
