Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 20.03 WIB

Bangkit dari Kekeringan! 7 Weton Beruntung Segera Menerima Kucuran Rezeki yang Membasuh Dahaga Tiada Tara Menurut Primbon Jawa

seseorang yang bangkit dari kekeringan./Magnific/jcomp - Image

seseorang yang bangkit dari kekeringan./Magnific/jcomp

JawaPos.com - Dalam kepercayaan leluhur Jawa yang telah diwariskan turun-temurun selama berabad-abad, **weton** — yakni perpaduan hari lahir dalam kalender Masehi dengan hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) — dipercaya membawa pengaruh besar terhadap perjalanan hidup seseorang, termasuk dalam hal keberuntungan dan rezeki.

Primbon Jawa, kitab suci kehidupan yang menjadi pegangan para sesepuh, menyebutkan bahwa ada masa-masa tertentu ketika energi kosmik bergabung dengan getaran neptu seseorang dan menciptakan portal rezeki yang luar biasa. Inilah saat di mana langit membuka pintunya, tanah yang lama gersang kembali subur, dan jiwa-jiwa yang telah lama bersabar di padang tandus akhirnya merasakan tetes-tetes air kehidupan yang sejuk dan menyegarkan.

Seperti hujan pertama yang turun setelah musim kemarau panjang — begitulah gambaran rezeki yang akan menghampiri ketujuh weton istimewa ini. Ia tidak datang setetes dua tetes, melainkan mengguyur deras, membasahi setiap sudut kehidupan, menghidupkan kembali harapan yang hampir padam, dan mengubah ladang-ladang gersang menjadi hamparan hijau yang subur dan menjanjikan.

Dilansir dari Youtube Filosofi Jawa pada Kamis (7/5), terdapat 7 weton yang menurut Primbon Jawa sedang berada di puncak gelombang keberuntungan dan dipercaya akan segera menerima kucuran rezeki yang membasuh dahaga tiada tara.

---

## 1. Senin Kliwon — Sang Penguasa Arus Keberkahan (Neptu 12)

Pemilik weton Senin Kliwon memiliki neptu yang berjumlah 12, sebuah angka yang dalam falsafah Jawa disebut sebagai angka *wutuh* — penuh dan sempurna. Seperti lingkaran yang tidak memiliki ujung dan pangkal, jiwa Senin Kliwon dipercaya memiliki kemampuan untuk terus berputar dan menarik energi baik dari segala penjuru semesta.

Mereka yang lahir pada hari ini dipercaya memiliki aura keberkahan yang memancar seperti mata air di tengah musim kemarau. Ada sesuatu dalam diri mereka yang membuat orang lain merasa nyaman, tertarik, dan percaya. Inilah modal terbesar yang selama ini tidak mereka sadari — sebuah magnet tak kasat mata yang terus bekerja diam-diam, mempersiapkan jalan bagi datangnya rezeki yang besar.

Dalam waktu dekat, Primbon Jawa meramalkan bahwa pintu rezeki bagi para Senin Kliwon akan terbuka dari arah yang sama sekali tidak terduga. Bisa jadi sebuah tawaran pekerjaan yang datang tiba-tiba, warisan yang selama ini tersembunyi, investasi yang tiba-tiba berbuah manis, atau bahkan pertemuan dengan seseorang yang menjadi jembatan menuju kemakmuran yang selama ini diimpikan.

Alam semesta sedang mempersiapkan hadiah terbesar untuk mereka yang telah bersabar dalam diam dan terus berdoa tanpa henti. Tetaplah rendah hati, teruslah berbagi meski sedang dalam kesempitan, karena energi memberi yang tulus adalah kunci yang membuka gembok keberkahan paling dalam.

---

## 2. Jumat Legi — Kekasih Semesta yang Selalu Dijaga (Neptu 13)

Di antara semua weton yang ada dalam catatan Primbon Jawa, Jumat Legi adalah salah satu yang paling dikenal sebagai weton yang penuh karisma dan daya tarik rezeki. Jumat sebagai hari yang sakral dalam berbagai tradisi spiritual, dipadukan dengan Legi yang bermakna manis dan ringan, menciptakan kombinasi yang luar biasa kuat — seolah-olah dua kekuatan langit bergabung untuk memeluk siapapun yang terlahir di hari istimewa ini.

Para leluhur menyebutnya sebagai *jodoh semesta* — seolah-olah alam sudah berjanji bahwa siapapun yang lahir pada perpaduan hari ini tidak akan dibiarkan menderita terlalu lama. Ada tangan-tangan tak terlihat yang senantiasa bekerja di balik layar kehidupan mereka, mengarahkan alur nasib menuju titik-titik terang meskipun jalan yang dilalui seringkali berliku dan penuh duri.

Kekeringan yang selama ini melanda kehidupan para pemilik weton Jumat Legi akan segera berakhir. Tanda-tandanya bisa dirasakan dalam mimpi yang menjadi lebih jernih, dalam pertemuan-pertemuan bermakna yang terasa bukan sebuah kebetulan, dalam peluang bisnis yang tiba-tiba muncul bagaikan embun pagi di ujung dedaunan — menyegarkan, indah, dan penuh harapan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore