
Dalam budaya Jawa, ada pepatah yang berbunyi ajining diri saka lati—harga diri seseorang ditentukan dari lidahnya atau ucapannya. Foto: Freepik
JawaPos.com-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar ungkapan bahwa kata-kata adalah doa. Dalam budaya Jawa, keyakinan ini lebih dalam lagi. Kata-kata bukan hanya doa, tetapi bisa menjadi takdir jika diucapkan oleh orang-orang tertentu.
Lidah dianggap memiliki kekuatan gaib yang mampu mengundang rezeki, membuka jalan keberuntungan, atau bahkan membawa musibah bila digunakan secara salah. Orang-orang yang lahir dengan weton tertentu dipercaya memiliki kekuatan ucapan yang langsung menyentuh semesta dan kembali sebagai kenyataan.
Fenomena inilah yang dikenal dengan istilah sabda dadi. Dari sinilah lahir kisah tujuh weton sakti yang ucapannya dipercaya tidak pernah main-main, seakan setiap kata mereka adalah titipan dari alam gaib.
Weton adalah perhitungan hari lahir seseorang berdasarkan kombinasi hari (Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).
Dalam primbon Jawa, weton diyakini dapat mencerminkan karakter, nasib, hingga takdir seseorang. Tidak semua weton sama—ada yang membawa rezeki melimpah, ada yang penuh ujian, dan ada pula yang lidahnya dipercaya bertuah.
Mengapa disebut sakti?
Dilansir dari kanal Mbah Eko Daeng, karena ucapan orang-orang dengan weton ini diyakini sering terwujud. Mereka jarang berbicara sembarangan, tetapi ketika berkata sesuatu, hasilnya seolah menjadi kenyataan.
Jumat Kliwon dianggap sebagai kombinasi paling penuh energi gaib. Hari Jumat dipercaya penuh berkah, sementara pasaran Kliwon diyakini sarat dengan kekuatan mistis.
Orang yang lahir di weton ini biasanya pendiam, tenang, namun memiliki wibawa alami yang membuat orang segan. Ucapannya jarang, tapi sekali keluar sering menjadi kenyataan.
Kisah nyata: Seorang kiai desa yang lahir Jumat Kliwon pernah menegur muridnya agar tidak melewati sebuah jalan. Tak lama, jalan itu longsor. Ucapan sederhana tersebut menyelamatkan banyak nyawa.
Namun, jika mereka marah, lidahnya bisa menjadi kutukan. Karena itu, masyarakat Jawa menaruh hormat sekaligus takut pada ucapan orang Jumat Kliwon.
Selasa Wage dikenal sebagai weton yang penuh dengan aura ketegasan. Orang dengan weton ini biasanya jujur, tidak suka bertele-tele, dan kata-katanya selalu tepat sasaran.
Ucapan mereka sering menjadi kenyataan karena dibarengi dengan energi spiritual yang kuat. Bahkan doa restu dari orang Selasa Wage dipercaya membuka pintu rezeki lebih lebar.
Kisah nyata: Ada cerita seorang sesepuh desa lahir Selasa Wage. Saat seorang pemuda ragu membuka usaha, ia berkata: “Coba, Gusti Allah bakal bukak dalanmu.” Tak lama, usaha pemuda itu sukses besar.
Rabu Pahing sering dikaitkan dengan orang yang memiliki kecerdasan spiritual tinggi. Mereka dikenal arif, tenang, dan tidak mudah terbawa emosi.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
