Penampakan blood moon atau gerhana bulan total di Inggris (Dok. The Guardian)
JawaPos.com - Akhir pekan panjang dalam rangka libur Maulid Nabi Muhammad SAW akan ditutup dengan sebuah pertunjukan kosmik yang spektakuler dan langka.
Sebuah fenomena Gerhana Bulan Total dipastikan akan menghiasi langit malam Indonesia pada Minggu malam, 7 September 2025, bertepatan dengan tanggal 14 Rabiul Awal 1447 Hijriah.
Menurut rilis resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena ini bukan sekadar gerhana biasa. Anda bisa cek di website BMKG, https://gerhana.bmkg.go.id/.
Dari empat peristiwa gerhana yang terjadi di dunia sepanjang tahun ini, inilah satu-satunya Gerhana Bulan Total yang dapat disaksikan secara utuh dari seluruh wilayah Indonesia.
Ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan oleh para pencinta astronomi dan masyarakat luas.
Artikel ini akan menjadi panduan lengkap Anda untuk memahami, menemukan, dan menikmati keindahan Bulan Merah Darah yang akan segera tiba.
Mengapa Bulan Akan Berwarna Merah Darah? Penjelasan Ilmiah di Balik Fenomena
Sebelum menikmati pertunjukannya, penting untuk memahami sains di baliknya. Berbeda dengan gerhana matahari di mana Bulan menghalangi cahaya Matahari ke Bumi (formasi Matahari-Bulan-Bumi), Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan (formasi Matahari-Bumi-Bulan).
Saat Bumi menghalangi cahaya Matahari secara langsung, atmosfer planet kita bertindak seperti sebuah lensa raksasa.
Partikel-partikel di atmosfer akan menyaring dan menyebarkan spektrum cahaya biru yang memiliki gelombang lebih pendek.
Sementara itu, spektrum cahaya merah yang bergelombang lebih panjang akan berhasil melewati atmosfer, dibiaskan, dan kemudian menyinari permukaan Bulan.
Hasilnya? Bulan yang seharusnya gelap total karena tertutup bayangan Bumi, justru akan bersinar dengan warna tembaga kemerahan yang dramatis—sebuah pemandangan yang sering dijuluki sebagai "Blood Moon" atau Bulan Merah Darah.
Panduan Menyaksikan Gerhana: Waktu, Durasi, dan Tips Terbaik
Salah satu keistimewaan Gerhana Bulan adalah kemudahannya untuk diamati. Berbeda dengan gerhana matahari yang membutuhkan kacamata atau filter khusus untuk melindungi mata dari kebutaan, Gerhana Bulan Total aman untuk disaksikan dengan mata telanjang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
