
Mereka yang lahir di hari ini sering memiliki aura tenang, kecerdasan batin, dan energi penyembuhan yang langka. Freepik
JawaPos.com-Hari Pahing bukan sekadar penanda dalam kalender Jawa. Pasaran ini menyimpan kekuatan spiritual yang diyakini memberi pengaruh besar terhadap kepribadian dan jalan hidup seseorang.
Mereka yang lahir di hari ini sering memiliki aura tenang, kecerdasan batin, dan energi penyembuhan yang langka.
Diilansir dari kanal Ngaos Jawa, inilah pembahasan lengkap tentang rahasia karakter orang Pahing, makna neptunya, hingga cara memanfaatkan energi kelahiran untuk meraih keberkahan.
Dalam tradisi primbon Jawa, setiap hari pasaran memiliki getaran energi dan simbolisme tersendiri. Hari-hari tersebut dikenal sebagai Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Dari kelimanya, Pahing sering dianggap sebagai salah satu yang paling sakral.
Orang Jawa percaya bahwa hari lahir bukan hanya sekadar momen biologis, tetapi juga momentum spiritual. Saat seseorang lahir, ia membawa “paket energi” yang memengaruhi cara berpikir, berperilaku, bahkan arah kehidupannya.
Bagi mereka yang lahir pada Hari Pahing, energi yang melekat dianggap kuat, stabil, dan dalam. Tidak heran, banyak tokoh spiritual, dukun sepuh, dan empu zaman dahulu memiliki weton yang jatuh di Pahing.
Dalam hitungan Jawa, setiap hari pasaran memiliki nilai angka atau neptu. Neptu Pahing adalah 9, angka yang dianggap tinggi dan memiliki simbol kekuatan serta kesempurnaan.
Makna dari neptu ini antara lain:
Keseimbangan batin: Angka 9 melambangkan harmoni antara pikiran, hati, dan spiritualitas.
Kekuatan intuitif: Membuka kepekaan seseorang terhadap hal-hal gaib atau non-fisik.
Potensi kepemimpinan: Memiliki kemampuan untuk membimbing, menenangkan, dan menjadi panutan.
Dengan neptu sebesar ini, orang Pahing dipercaya mampu menghadapi guncangan hidup dengan kepala dingin.
Setiap kelahiran di hari Pahing membawa karakter inti yang jarang dimiliki oleh pasaran lain. Berikut ciri utamanya:
Orang Pahing memiliki ketenangan alami yang sulit digoyahkan. Saat berada di dekat mereka, orang lain sering merasa lebih adem dan tenteram. Ketenangan ini bukan dibuat-buat, melainkan lahir dari dalam.
Mereka jarang meledak-ledak. Saat emosi muncul, mereka akan mengolahnya terlebih dahulu sebelum bertindak. Ini membuat mereka mampu menghadapi konflik dengan kepala dingin.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
