
Ilustrasi ADHD (freepik)
JawaPos.com - ADHD sering kali disalahpahami hanya sebagai gangguan kurang perhatian atau kesulitan berkonsentrasi.
Namun, di balik gejala yang tampak di permukaan, terdapat gejolak emosional yang bisa sangat intens dan melelahkan.
Banyak orang dengan ADHD mengalami perasaan kewalahan yang datang tiba-tiba dan sulit dikendalikan, bahkan oleh hal-hal kecil yang tampaknya sepele bagi orang lain.
Fenomena ini bukan sekadar respons emosional biasa, melainkan berakar pada fungsi otak yang berbeda.
Ketika pikiran disesaki oleh terlalu banyak tugas atau tanggung jawab, sistem emosional dalam otak penderita ADHD dapat bereaksi berlebihan.
Artikel ini akan membahas alasan ilmiah di balik banjir emosi tersebut serta langkah-langkah efektif yang dapat Anda lakukan untuk mengelolanya dengan lebih tenang dan sehat yang dihimpun dari kanal YouTube Psychology Today pada Senin (14/07).
1. Otak ADHD Menyulap Banyak Tugas Sekaligus
Orang dengan ADHD cenderung memproses berbagai hal dalam satu waktu, mulai dari tugas harian hingga beban emosional yang menyertainya.
Ketika semua tanggung jawab ini datang bersamaan, otak seolah tidak mampu memilah mana yang perlu didahulukan.
Hal ini menciptakan kondisi mental yang mudah kewalahan.
Setiap tugas yang belum terselesaikan membawa potensi konsekuensi, dan semuanya dirasakan seakan penting dalam waktu bersamaan.
Maka, bukan hanya produktivitas yang terganggu, tetapi juga kestabilan emosional.
Inilah sebabnya mengapa stres ringan bisa berubah menjadi badai emosi yang besar bagi penderita ADHD.
2. Peran Korteks Prefrontal dan Amigdala
Secara neurologis, banjir emosional dalam ADHD terkait langsung dengan fungsi korteks prefrontal dan amigdala.
Korteks prefrontal bertugas untuk pengendalian diri, perencanaan, dan pengaturan emosi fungsi-fungsi yang sering terganggu pada orang dengan ADHD.
Akibatnya, emosi sulit diredam, perhatian mudah teralihkan, dan kesabaran menjadi terbatas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
